Antisipasi protes, FIFA tunda umumkan harga tiket PD 2014
Selasa, 02 Juli 2013 - 11:56 WIB
Antisipasi protes, FIFA tunda umumkan harga tiket PD 2014
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), memilih menunda untuk mengumumkan harga tiket Piala Dunia 2014 mendatang. Keputusan ini untuk mengantisipasi protes warga Brasil.
Sebenarnya, FIFA akan mengumumkan harga tiket pada awal pekan ini. Seluruh detail sudah dipersiapkan, bahkan sebelum Piala Konfederasi 2013 digelar.
Sayangnya, aksi demonstrasi dan kerusuhan yang berlangsung selama turnamen di Brasil kemarin. Diyakini sudah mengubah hampir sebagian besar jadwal yang telah ditetapkan FIFA, salah satunya adalah pengumuman tersebut.
Namun, melalui sekretaris umumnya, Jerome Valcke, FIFA beralasan bahwa evaluasi atas permasalahan tiket menjadi faktor dasar penundaan pengumuman.
"Kami ingin mengevaluasi semua masalah yang kami hadapi pada gelaran Piala Konfederasi kemarin. Kami ingin menghindari 10.000 tiket yang tidak terkumpul dua hari sebelum pertandingan," tutur Jerome.
Jika harga tiket diumumkan segera, maka aksi demonstrasi akan kembali terjadi. Selama ini, warga memprotes naiknya biaya kebutuhan akibat kejuaraan FIFA, yang juga dinilai tak menguntungkan masyarakat secara umum.
Sebenarnya, FIFA akan mengumumkan harga tiket pada awal pekan ini. Seluruh detail sudah dipersiapkan, bahkan sebelum Piala Konfederasi 2013 digelar.
Sayangnya, aksi demonstrasi dan kerusuhan yang berlangsung selama turnamen di Brasil kemarin. Diyakini sudah mengubah hampir sebagian besar jadwal yang telah ditetapkan FIFA, salah satunya adalah pengumuman tersebut.
Namun, melalui sekretaris umumnya, Jerome Valcke, FIFA beralasan bahwa evaluasi atas permasalahan tiket menjadi faktor dasar penundaan pengumuman.
"Kami ingin mengevaluasi semua masalah yang kami hadapi pada gelaran Piala Konfederasi kemarin. Kami ingin menghindari 10.000 tiket yang tidak terkumpul dua hari sebelum pertandingan," tutur Jerome.
Jika harga tiket diumumkan segera, maka aksi demonstrasi akan kembali terjadi. Selama ini, warga memprotes naiknya biaya kebutuhan akibat kejuaraan FIFA, yang juga dinilai tak menguntungkan masyarakat secara umum.
(dka)