Digusur Arema Cronous, Djanur tetap optimistis
Jum'at, 05 Juli 2013 - 15:18 WIB
Digusur Arema Cronous, Djanur tetap optimistis
A
A
A
Sindonews.com - Posisi Persib Bandung digeser Arema Cronous dalam klasemen sementara Indonesia Super League (ISL). Namun, pelatih Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman mengaku tidak terlalu memikirkan hal itu. Dia lebih memilih fokus pada pertandingan Persib, Sabtu sore (6/7).
Arema Cronous mampu merangsek ke posisi dua klasemen setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/6). Saat ini, skuad asuhan Rahmad Darmawan tersebut mengumpulkan 56 poin dari 28 pertandingan. Singo Edan mencatat tujuh belas kemenangan, lima kali seri, dan enam kali kalah.
Skor telak 7-1 juga membuat Christian Gonzales menyalip Persib dalam catatan memasukkan dan kemasukan. Total Arema sudah mengumpulkan 59 gol, dan 25 kali kebobolan. Artinya, Singo Edan memiliki surplus gol sebanyak 34. Sedangkan Persib mengumpulkan 62 gol dengan 33 kali kemasukan, atau surplus 29 gol.
Namun Persib sebenarnya lebih diuntungkan. Skuad Pangeran Biru baru akan menjalani pertandingan ke 27 mereka sore ini. Artinya, Atep dkk memiliki dua kesempatan bertanding lebih banyak ketimbang Arema. Saat ini, Persib mengumpulkan 53 poin, hasil dari 16 kemenangan, lima kali seri, dan lima kekalahan.
''Saya sudah memperkirakan Arema akan menang, bahkan dengan skor telak. Saya sudah mengira Arema akan menggeser kami di papan klasemen. Tapi kami masih punya kesempatan bertanding yang lebih banyak dari mereka,” ujar Djanur usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.
Pelatih asli Sunda ini pun mengaku hanya akan focus pada skuad asuhannya sendiri. Mempersiapkan pertandingan per pertandingan dianggap lebih penting ketimbang memikirkan pencapaian tim lain. Namun dia tetap yakin, Persib bisa kembali ke peringkat semula dengan memanfaatkan sisa pertandingan di musim ini.
''Kemenangan Arema tidak menjadi beban bagi kami. Karena saya tidak pernah mempedulikan tim lain. Persib hanya akan focus pada pertandingan yang akan dihadapi,” sebutnya.
Sesi latihan kemarin, digunakan Djanur untuk mempersiapkan performa anak asuhnya jelang laga kontra Mitra Kutai Kartanegara, sore ini. Namun, dia hanya memberi porsi latihan ringan pada Atep dkk. Hal itu ditujukan untuk menjaga stamina pemain. Latihan hanya berisi simulasi tendangan bebas dan corner kick.
''Kami latihan ringan hari ini, suasananya pun enjoy. Tadi sempat latihan tendangan pojok, karena memang itu salah satu yang ingin kami manfaatkan di pertandingan nanti. Kami optimistis mengamankan tiga poin,” pungkas Djanur.
Optimisme serupa diungkapkan defender asing Persib, Abanda Herman. Dengan persaingan papan atas yang kian meruncing, setiap pertandingan menjadi peluang yang sangat penting untuk dimanfaatkan meraup poin. “Optimistis seratus persen dapat tiga poin,” ucap Abanda bersemangat.
Arema Cronous mampu merangsek ke posisi dua klasemen setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/6). Saat ini, skuad asuhan Rahmad Darmawan tersebut mengumpulkan 56 poin dari 28 pertandingan. Singo Edan mencatat tujuh belas kemenangan, lima kali seri, dan enam kali kalah.
Skor telak 7-1 juga membuat Christian Gonzales menyalip Persib dalam catatan memasukkan dan kemasukan. Total Arema sudah mengumpulkan 59 gol, dan 25 kali kebobolan. Artinya, Singo Edan memiliki surplus gol sebanyak 34. Sedangkan Persib mengumpulkan 62 gol dengan 33 kali kemasukan, atau surplus 29 gol.
Namun Persib sebenarnya lebih diuntungkan. Skuad Pangeran Biru baru akan menjalani pertandingan ke 27 mereka sore ini. Artinya, Atep dkk memiliki dua kesempatan bertanding lebih banyak ketimbang Arema. Saat ini, Persib mengumpulkan 53 poin, hasil dari 16 kemenangan, lima kali seri, dan lima kekalahan.
''Saya sudah memperkirakan Arema akan menang, bahkan dengan skor telak. Saya sudah mengira Arema akan menggeser kami di papan klasemen. Tapi kami masih punya kesempatan bertanding yang lebih banyak dari mereka,” ujar Djanur usai memimpin latihan di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.
Pelatih asli Sunda ini pun mengaku hanya akan focus pada skuad asuhannya sendiri. Mempersiapkan pertandingan per pertandingan dianggap lebih penting ketimbang memikirkan pencapaian tim lain. Namun dia tetap yakin, Persib bisa kembali ke peringkat semula dengan memanfaatkan sisa pertandingan di musim ini.
''Kemenangan Arema tidak menjadi beban bagi kami. Karena saya tidak pernah mempedulikan tim lain. Persib hanya akan focus pada pertandingan yang akan dihadapi,” sebutnya.
Sesi latihan kemarin, digunakan Djanur untuk mempersiapkan performa anak asuhnya jelang laga kontra Mitra Kutai Kartanegara, sore ini. Namun, dia hanya memberi porsi latihan ringan pada Atep dkk. Hal itu ditujukan untuk menjaga stamina pemain. Latihan hanya berisi simulasi tendangan bebas dan corner kick.
''Kami latihan ringan hari ini, suasananya pun enjoy. Tadi sempat latihan tendangan pojok, karena memang itu salah satu yang ingin kami manfaatkan di pertandingan nanti. Kami optimistis mengamankan tiga poin,” pungkas Djanur.
Optimisme serupa diungkapkan defender asing Persib, Abanda Herman. Dengan persaingan papan atas yang kian meruncing, setiap pertandingan menjadi peluang yang sangat penting untuk dimanfaatkan meraup poin. “Optimistis seratus persen dapat tiga poin,” ucap Abanda bersemangat.
(aww)