Stadion Maracana berlakukan aturan ketat kepada fans
Jum'at, 12 Juli 2013 - 14:51 WIB
Stadion Maracana berlakukan aturan ketat kepada fans
A
A
A
SIndonews.com - Aturan ketat diberlakukan pengelola Stadion Maracana, salah satu tempat yang akan menggelar pertandingan Piala Dunia 2014.
Kepada fans yang menyaksikan di Stadion Maracana dilarang untuk berdiri, melepas baju, mengibarkan bendera dan memainkan alat musik.
Larangan tersebut dikatakan administrator stadion bertujuan untuk memenuhi standar keamanan yang ditetapkan FIFA. “Kami akan berbicara dengan klub mengenai sejumlah perubahan," ungkap Joao Borba, presiden dari Konsorsium Maracana kepada Extra dilansir supersport, Jumat (12/7/2013).
“Saya bicara mengenai bambu (yang digunakan untuk mengaitkan bendera), kembang api dan menyaksikan pertandingan dengan berdiri.”
Sejauh ini, menurut media Brasil, hanya Fluminense yang sudah menyetujui aturan baru tersebut, sementara klub yang juga berlaga di Rio De Janeiro seperti Flamengo, Fluminense, Vasco Da Gama dan Botafogo masih belum melakukan persetujuan.
Stadion Maracana telah dibuka kembali pada bulan Juni lalu setelah menjalani renovasi besar-besaran yang menelan banyak biaya. Pemberlakuan itu sudah dilakukan ketika menggelar Piala Konfederasi.
Meski bertujuan baik namun tanpa semua itu sepertinya sepak bola kehilangan atmosfer dan magis yang sudah melekat.
Kepada fans yang menyaksikan di Stadion Maracana dilarang untuk berdiri, melepas baju, mengibarkan bendera dan memainkan alat musik.
Larangan tersebut dikatakan administrator stadion bertujuan untuk memenuhi standar keamanan yang ditetapkan FIFA. “Kami akan berbicara dengan klub mengenai sejumlah perubahan," ungkap Joao Borba, presiden dari Konsorsium Maracana kepada Extra dilansir supersport, Jumat (12/7/2013).
“Saya bicara mengenai bambu (yang digunakan untuk mengaitkan bendera), kembang api dan menyaksikan pertandingan dengan berdiri.”
Sejauh ini, menurut media Brasil, hanya Fluminense yang sudah menyetujui aturan baru tersebut, sementara klub yang juga berlaga di Rio De Janeiro seperti Flamengo, Fluminense, Vasco Da Gama dan Botafogo masih belum melakukan persetujuan.
Stadion Maracana telah dibuka kembali pada bulan Juni lalu setelah menjalani renovasi besar-besaran yang menelan banyak biaya. Pemberlakuan itu sudah dilakukan ketika menggelar Piala Konfederasi.
Meski bertujuan baik namun tanpa semua itu sepertinya sepak bola kehilangan atmosfer dan magis yang sudah melekat.
(irc)