PSM kesulitan dana buat mencari pemain baru
Selasa, 16 Juli 2013 - 05:42 WIB
PSM kesulitan dana buat mencari pemain baru
A
A
A
Sindonews.com -- Skuad Juku Eja PSM, berharap mendapatkan amunisi baru saat menjalani putaran kedua Indoinesia Primer League (IPL) musim ini, namun hal tersebut bisa terkendala dengan persoalan finansial klub.
Sejak kompetisi IPL bergulir Januari lalu, sejumlah klub yang berkompetisi tidak lepas dari krisis fiansial, termasuk PSM. Persoalan ini terus mendera klub bersejarah tersebut, hingga membuat para pemainnya harus bersabar menantikan hak mereka sebagai pemain.
Saat ini, Andi Oddang dkk belum juga menikmati gaji selama satu bula setengah, karena krisis tersebut. Gaji yang sedianya dibayakan sejak Mei dan Juni belum juga bisa dinikmati. Bahkan untuk menanggulangi hal ini, managemen akan melakukan perampingan tim agar beban managemen bisa lebih ringan.
Pemain anyar yang diharapkan skuad Juku Eja saat ini, harus berposisi sebagai straiker, pasalnya semenjak Ilija Spasojevic meninggalkan PSM, lini depan harus bertumpu pada sang kapten keseblasan Andi Oddang, meski hasilnya maksimal, namun Oddang tetap harus dicarikan tandem pada lini depan karena sampai saat ini dirinya masih harus bekerja sendiri pada lini depan.
Hal tersebut juga diakui oleh pelatih sementara PSM Imran Amirullah, bahwa Laskar Ayam Jantan dari Timur tersebut memang perlu dibenahi pada lini depan, pasalnya serangan hanya bertumpu pada Andi Oddang, dengan demikian permainan bisa muda ditebak. "Jika memang managemen bisa maka, lini depan harus dibenahi, itupun kalau mendesak," kata Imran yang masa karatekernya sudah habis sejak paruh musim berakhir.
Memang saat ini M Rahmat sudah mulai pulih dari cedera yang dideritanya sejak awal musim lalu, namun pemain bernomor punggung 11 tersebut masih belum bisa dimaksimalkan. Meski stariker andalan PSM musim lalu tersebut sudah mencetak satu gol saat Juku Eja melibas Arema FC dengan skor 5-0 tanpa balas.
Pengamat sepak bola Makassar JD Basco mengatakan, memang pada lini depan PSM harus sibenahi pada putaran kedua nantinya, hal ini dikarenakan serangan PSM masih bertumpu pada seorang pemain. "Namun melihat kondisi finansial tim saat ini mungkin sulit, padahal pada putaran kedua kompetisi semakin sengit," kata dia.
Hal serupa juga diutarakan mantan pemain PSM Abdullah Rowa, menurutnya memang pemain anyar apalagi straiker asing dibutuhkan pada lini depan sebagai tandem Oddang. "Tapi saya pikir hal ini masih harus dipertimbangkan dengan kondisi keuangan tim. Bisalah merekrut jika PSM sudah berkompetisi di ISL," ujarnya.
Krisis finansial saat ini, memang tidak dipungkiri oleh managemen PSM, seperti saat ini mereka sementara melakukan penjualan jersey baru mereka pada awal putaran kedua. CEO PSM Rully Habibie mengatakan, masih sementara bekerja keras untuk memaksimalkan keuangan di PSM. Namun persoalan mendatangkan pemain dirinya belum bisa berkata terkait hal tersebut. "Kami terus berkerja keras, untuk mencarikan spnsor baru buat PSM," ujarnya.
Pada putaran kedua kompetisi IPL, skuad Juku Eja harus bekerja keras, pasalnya di saat tersebut Andi Oddang dkk dituntut finish pada urutan keemat diakhir klasemen agar bisa berkompetisi di Indonesia Primer League (IPL) musim depan
Sejak kompetisi IPL bergulir Januari lalu, sejumlah klub yang berkompetisi tidak lepas dari krisis fiansial, termasuk PSM. Persoalan ini terus mendera klub bersejarah tersebut, hingga membuat para pemainnya harus bersabar menantikan hak mereka sebagai pemain.
Saat ini, Andi Oddang dkk belum juga menikmati gaji selama satu bula setengah, karena krisis tersebut. Gaji yang sedianya dibayakan sejak Mei dan Juni belum juga bisa dinikmati. Bahkan untuk menanggulangi hal ini, managemen akan melakukan perampingan tim agar beban managemen bisa lebih ringan.
Pemain anyar yang diharapkan skuad Juku Eja saat ini, harus berposisi sebagai straiker, pasalnya semenjak Ilija Spasojevic meninggalkan PSM, lini depan harus bertumpu pada sang kapten keseblasan Andi Oddang, meski hasilnya maksimal, namun Oddang tetap harus dicarikan tandem pada lini depan karena sampai saat ini dirinya masih harus bekerja sendiri pada lini depan.
Hal tersebut juga diakui oleh pelatih sementara PSM Imran Amirullah, bahwa Laskar Ayam Jantan dari Timur tersebut memang perlu dibenahi pada lini depan, pasalnya serangan hanya bertumpu pada Andi Oddang, dengan demikian permainan bisa muda ditebak. "Jika memang managemen bisa maka, lini depan harus dibenahi, itupun kalau mendesak," kata Imran yang masa karatekernya sudah habis sejak paruh musim berakhir.
Memang saat ini M Rahmat sudah mulai pulih dari cedera yang dideritanya sejak awal musim lalu, namun pemain bernomor punggung 11 tersebut masih belum bisa dimaksimalkan. Meski stariker andalan PSM musim lalu tersebut sudah mencetak satu gol saat Juku Eja melibas Arema FC dengan skor 5-0 tanpa balas.
Pengamat sepak bola Makassar JD Basco mengatakan, memang pada lini depan PSM harus sibenahi pada putaran kedua nantinya, hal ini dikarenakan serangan PSM masih bertumpu pada seorang pemain. "Namun melihat kondisi finansial tim saat ini mungkin sulit, padahal pada putaran kedua kompetisi semakin sengit," kata dia.
Hal serupa juga diutarakan mantan pemain PSM Abdullah Rowa, menurutnya memang pemain anyar apalagi straiker asing dibutuhkan pada lini depan sebagai tandem Oddang. "Tapi saya pikir hal ini masih harus dipertimbangkan dengan kondisi keuangan tim. Bisalah merekrut jika PSM sudah berkompetisi di ISL," ujarnya.
Krisis finansial saat ini, memang tidak dipungkiri oleh managemen PSM, seperti saat ini mereka sementara melakukan penjualan jersey baru mereka pada awal putaran kedua. CEO PSM Rully Habibie mengatakan, masih sementara bekerja keras untuk memaksimalkan keuangan di PSM. Namun persoalan mendatangkan pemain dirinya belum bisa berkata terkait hal tersebut. "Kami terus berkerja keras, untuk mencarikan spnsor baru buat PSM," ujarnya.
Pada putaran kedua kompetisi IPL, skuad Juku Eja harus bekerja keras, pasalnya di saat tersebut Andi Oddang dkk dituntut finish pada urutan keemat diakhir klasemen agar bisa berkompetisi di Indonesia Primer League (IPL) musim depan
(wbs)