Abraham masih berpeluang jadi juara dunia (lagi)
Rabu, 17 Juli 2013 - 05:31 WIB
Abraham masih berpeluang jadi juara dunia (lagi)
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara dunia tinju kelas menengah super versi WBO, Arthur Abraham, memiliki peluang untuk menjadi penantang wajib juara WBO saat ini, Robert Stieglitz. Namun, Abraham harus sukses untuk menyelesaikan beberapa skenario yang ada.
Pertama, petinju peringkat empat WBO itu harus mampu melewati Willbeforce Shihepo pada 24 Agustus mendatang di Schwerin, Jerman. Skenario berikutnya, tiga pesaing teratasnya tidak tersedia untuk pertarungan wajib melawan Stieglitz.
Abraham sepertinya tidak akan mendapatkan kendala untuk membereskan skenario yang terakhir disebut. Pasalnya, pesaing nomor satu, George Groves kemungkinan besar akan menghadapi juara IBF/WBA, Carl Froch, di pertarungan berikutnya. Lalu, Luican Bute, petinju peringkat dua, tengah menderita cedera. Dan penghuni peringkat tiga, James DeGale, memiliki masalah dalam promosi.
Akan tetapi, jika kedua skenario itu mulus dilewati, terdapat satu masalah lagi yang akan menjadi tembok besar bagi Abraham dan Stieglitz untuk menggelar pertemuan ketiga, yakni masalah jaringan televisi yang menaungi mereka berdua. Di dua pertemuan sebelumnya, mereka saling berbagi kemenangan.
Pertama, petinju peringkat empat WBO itu harus mampu melewati Willbeforce Shihepo pada 24 Agustus mendatang di Schwerin, Jerman. Skenario berikutnya, tiga pesaing teratasnya tidak tersedia untuk pertarungan wajib melawan Stieglitz.
Abraham sepertinya tidak akan mendapatkan kendala untuk membereskan skenario yang terakhir disebut. Pasalnya, pesaing nomor satu, George Groves kemungkinan besar akan menghadapi juara IBF/WBA, Carl Froch, di pertarungan berikutnya. Lalu, Luican Bute, petinju peringkat dua, tengah menderita cedera. Dan penghuni peringkat tiga, James DeGale, memiliki masalah dalam promosi.
Akan tetapi, jika kedua skenario itu mulus dilewati, terdapat satu masalah lagi yang akan menjadi tembok besar bagi Abraham dan Stieglitz untuk menggelar pertemuan ketiga, yakni masalah jaringan televisi yang menaungi mereka berdua. Di dua pertemuan sebelumnya, mereka saling berbagi kemenangan.
(nug)