Akhirnya pemain PSM luluh
Rabu, 31 Juli 2013 - 16:55 WIB
Akhirnya pemain PSM luluh
A
A
A
Sindonews.com -- Setelah punggawa Juku Eja PSM bersikukuh tidak mau latihan, selama gaji mereka belum dibayarkan managemen, akhirnya Andi Oddang dkk akhirnya bersepakat melakukan latihan persiapan di lapangan Karebosi kemarin.
Memang sebelumnya, pihak managemen meminta Imran Amirullah pelatih karateker PSM untuk membuatkan rencana latihan buat Andi Oddang dkk, sebagai persiapan menjelang putaran kedua kompetisi Indonesia Primer League (IPL) musim ini, serta sambil menantikan hasil evaluasi perampingan skuad yang sudah masuk pada tahap akhir.
Bukan hanya itu, rencana latihan yang dibuat Imran, sempat ditolak oleh para pemain dengan alasan gaji mereka selama dua bulan yang tertunggak harus segera dibayarkan, namun karena pertimbangan lain, Punggawa Juku Eja mau melakukan latihan, meski gaji mereka belum dibayar.
Melalui media officer PSM Andi Widya Syadzwina, menuturkan pemain akan melakukan latihan rutin di lapangan karebosi. Mereka bersepakat untuk mengikuti agenda yang telah dibuatkan oleh pelatih sementara Imran Amirullah. "Selasa, 30 Juli, pemain PSM gelar latihan di lapangan karebosi," kata dia.
Wanita yang akrab disapa Wina ini juga mengungkapkan, memang sebelumnya Imran Amirullah telah diminta untuk membuat planning latihan sebagai bentuk persiapan menjelang putaran kedua. "Pak Rully (CEO PSM) intruksikan ke pak Imran untuk tetap gelar latihan, jadi pemain yang masih di luar kota tidak apa-apa gabung belakangan," katanya.
Meski demikian, Wina menjelaskan antara pemain dan managemen harus saling menghargai. Karena menurutnya, manajemen selalu berusaha mengerti pemain. "Memang kita belum bisa berikan yang terbaik seperti yang mereka inginkan. Tapi mereka kan juga harus berkaca ke tim lain, bahwa apa yang dilakukan manajemen PSM saat ini msh jauh lebih baik daripada beberapa klub lain di IPL," ungkapnya.
Sementara itu, pelatih sementara PSM Imran Amirullah, memaparkan jadwal yang dirinya sudah buat telah disepakati oleh pihak managemen PSM. "Pak Rully intruksiakan ke saya untuk segera adakan latihan dan buat planning program," kata Imran.
Dirinya menjelaskan, rencana latihan hari selasa, 30 Juli sampai tanggal 5 Agustus, setelah itu, para pemain diberi libur hari Raya Idul Fitri. "Terus tanggal 13/14 Agustus mulai latihan kembali untuk persiapan kompetisi, ini yang saya tawarkan ke pemain dan sudah disetujui oleh pak Rully," jelasnya.
Pasukan Ramang belum pernah melakukan latihan rutin, setelah paruh musim berakhir awal Juli lalu, saat itu PSM berpesta gol setelah membantai klub Arema FC di stadion Andi Mattalatta dengan skor 5-0 tanpa balas. Dengan perolehan ini pula, skuad Juku Eja menduduki posisi keenam klasemen sementara.
Memang sebelumnya, pihak managemen meminta Imran Amirullah pelatih karateker PSM untuk membuatkan rencana latihan buat Andi Oddang dkk, sebagai persiapan menjelang putaran kedua kompetisi Indonesia Primer League (IPL) musim ini, serta sambil menantikan hasil evaluasi perampingan skuad yang sudah masuk pada tahap akhir.
Bukan hanya itu, rencana latihan yang dibuat Imran, sempat ditolak oleh para pemain dengan alasan gaji mereka selama dua bulan yang tertunggak harus segera dibayarkan, namun karena pertimbangan lain, Punggawa Juku Eja mau melakukan latihan, meski gaji mereka belum dibayar.
Melalui media officer PSM Andi Widya Syadzwina, menuturkan pemain akan melakukan latihan rutin di lapangan karebosi. Mereka bersepakat untuk mengikuti agenda yang telah dibuatkan oleh pelatih sementara Imran Amirullah. "Selasa, 30 Juli, pemain PSM gelar latihan di lapangan karebosi," kata dia.
Wanita yang akrab disapa Wina ini juga mengungkapkan, memang sebelumnya Imran Amirullah telah diminta untuk membuat planning latihan sebagai bentuk persiapan menjelang putaran kedua. "Pak Rully (CEO PSM) intruksikan ke pak Imran untuk tetap gelar latihan, jadi pemain yang masih di luar kota tidak apa-apa gabung belakangan," katanya.
Meski demikian, Wina menjelaskan antara pemain dan managemen harus saling menghargai. Karena menurutnya, manajemen selalu berusaha mengerti pemain. "Memang kita belum bisa berikan yang terbaik seperti yang mereka inginkan. Tapi mereka kan juga harus berkaca ke tim lain, bahwa apa yang dilakukan manajemen PSM saat ini msh jauh lebih baik daripada beberapa klub lain di IPL," ungkapnya.
Sementara itu, pelatih sementara PSM Imran Amirullah, memaparkan jadwal yang dirinya sudah buat telah disepakati oleh pihak managemen PSM. "Pak Rully intruksiakan ke saya untuk segera adakan latihan dan buat planning program," kata Imran.
Dirinya menjelaskan, rencana latihan hari selasa, 30 Juli sampai tanggal 5 Agustus, setelah itu, para pemain diberi libur hari Raya Idul Fitri. "Terus tanggal 13/14 Agustus mulai latihan kembali untuk persiapan kompetisi, ini yang saya tawarkan ke pemain dan sudah disetujui oleh pak Rully," jelasnya.
Pasukan Ramang belum pernah melakukan latihan rutin, setelah paruh musim berakhir awal Juli lalu, saat itu PSM berpesta gol setelah membantai klub Arema FC di stadion Andi Mattalatta dengan skor 5-0 tanpa balas. Dengan perolehan ini pula, skuad Juku Eja menduduki posisi keenam klasemen sementara.
(wbs)