Jika berhasil juara, Menpora beri kejutan
Minggu, 11 Agustus 2013 - 15:57 WIB
Jika berhasil juara, Menpora beri kejutan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pemuda dan Olahrahga (Menpora), Roy Suryo mengaku sudah menyiapkan kejutan bagi pebulutangkis Indonesia yang sedang berjuang di babak final Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, China.
Sejauh ini ada dua nomor yang sukses menembus partai puncak. Mereka adalah, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra) dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran). Kedua pasangan itu akan menghadapi lawan tangguh di pertandingan hari ini (11/8).
Untuk menunjang prestasi ke depannya, Roy mengaku jika mereka berhasil mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional, pemerintah dan PBSI sudah menyiapkan bonus bagi mereka.
Kendati demikian, pakar telematika itu tidak menyebutkan apresiasi apa yang akan diberikan. Dia hanya mengatakan kejutan. "Yang jelas, kami akan memberikan kejutan. Jadi kami tak akan menyebut nominalnya," tutur Roy di kediaman dinasnya, Minggu.
Ketika ditanya jika Indonesia gagal, apa perlu ada evaluasi. Roy menjawab, ”Sejauh ini saya masih tetap optimistis. Kalau pun mereka gagal kami belum merencanakan evaluasi. Yang jelas, saya optimistis."
Sejauh ini ada dua nomor yang sukses menembus partai puncak. Mereka adalah, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra) dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran). Kedua pasangan itu akan menghadapi lawan tangguh di pertandingan hari ini (11/8).
Untuk menunjang prestasi ke depannya, Roy mengaku jika mereka berhasil mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional, pemerintah dan PBSI sudah menyiapkan bonus bagi mereka.
Kendati demikian, pakar telematika itu tidak menyebutkan apresiasi apa yang akan diberikan. Dia hanya mengatakan kejutan. "Yang jelas, kami akan memberikan kejutan. Jadi kami tak akan menyebut nominalnya," tutur Roy di kediaman dinasnya, Minggu.
Ketika ditanya jika Indonesia gagal, apa perlu ada evaluasi. Roy menjawab, ”Sejauh ini saya masih tetap optimistis. Kalau pun mereka gagal kami belum merencanakan evaluasi. Yang jelas, saya optimistis."
(nug)