Murray pede tampil di AS Terbuka
Selasa, 20 Agustus 2013 - 16:17 WIB
Murray pede tampil di AS Terbuka
A
A
A
Sindonews.com -Petenis Inggris, Andy Murray yakin bisa tampil maksimal untuk menghadapi turnamen AS Terbuka yang dimulai pada 26 Agustus mendatang. Bahkan, Murray menilai dirinya sudah siap untuk mempertahankan gelarnya pada AS Terbuka yang diraihnya pada tahun lalu.
Dinilai cukup sukses pada kejuaraan Wimbledon, Murray tidak ingin terbuai dengan prestasi yang diraihnya. Petenis yang sudah turun menjadi peringkat ketiga dunia ini hanya ingin tampil fokus untuk AS Terbuka nanti.
“Kemenangan di Wimbledon memang bagus untuk ditanyakan setiap kali saya mendatangi konferensi pers. Saya tidak perlu membicarakan hal itu lagi. Saya hanya bisa berkonsentrasi untuk mencapai kemenangan yang saya bisa lakukan di lapangan nanti,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports, Selasa (20/8/2013).
Murray mengaku saat ini merasa percaya diri untuk menghadapi AS Terbuka nanti tidak lain karena dirinya yang pernah menjuarai turnamen tersebut dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic.
“Saat menghadapi AS Terbuka tahun lalu, saya tidak tahu apakah saya bisa memenangkan kejuaraan Grand Slam ini. Saya selalu kalah final di beberapa kali dan meragukan kemampuan saya. Namun, akhirnya saya mendapatkan banyak rintangan yang membantu saya untuk menjalaninya. Saya merasa lebih nyaman dalam tahap final turnamen tahun lalu.”
Dinilai cukup sukses pada kejuaraan Wimbledon, Murray tidak ingin terbuai dengan prestasi yang diraihnya. Petenis yang sudah turun menjadi peringkat ketiga dunia ini hanya ingin tampil fokus untuk AS Terbuka nanti.
“Kemenangan di Wimbledon memang bagus untuk ditanyakan setiap kali saya mendatangi konferensi pers. Saya tidak perlu membicarakan hal itu lagi. Saya hanya bisa berkonsentrasi untuk mencapai kemenangan yang saya bisa lakukan di lapangan nanti,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports, Selasa (20/8/2013).
Murray mengaku saat ini merasa percaya diri untuk menghadapi AS Terbuka nanti tidak lain karena dirinya yang pernah menjuarai turnamen tersebut dengan mengalahkan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic.
“Saat menghadapi AS Terbuka tahun lalu, saya tidak tahu apakah saya bisa memenangkan kejuaraan Grand Slam ini. Saya selalu kalah final di beberapa kali dan meragukan kemampuan saya. Namun, akhirnya saya mendapatkan banyak rintangan yang membantu saya untuk menjalaninya. Saya merasa lebih nyaman dalam tahap final turnamen tahun lalu.”
(dka)