Usai kalah, Pellegrini ogah salahkan barisan pertahanan
Senin, 26 Agustus 2013 - 04:22 WIB
Usai kalah, Pellegrini ogah salahkan barisan pertahanan
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini menolak menyalahkan barisan pertahanan anak asuhnya ketika harus tumbang di tangan Cardiff City, 3-2 pada laga lanjutan. Fraizer Campbell yang mencetak dua gol dari servis bola mati dengan tandukannya memberikan kekalahan pertama bagi skuad asuhan Pellegrini musim 2013-2014 ini.
Pellegrini juga menolak menyalahkan Vincent Kompany dan Matija Nastasic bila mereka tidak mampu menangani ancaman yang diberikan oleh FPI. "Saya pikir kami melawan tim yang sangat sulit. Cardiff punya sepuluh pemain di kotak penalti dan itu sangat sulit bagi kami untuk mencoba dan Skor, tetapi ketika kami mencetak gol pertama saya pikir kami bermain sedikit lebih baik setelah itu," terang Pellegrini seperti dilansir Sky Sports, Minggu (24/8/2013).
"Tentu saja tak seorang pun bisa percaya mereka dapat mencetak dua gol melawan kami, berawal dari situasi bola mati. Sepak bola merupakan strategis. "Tidak saya tidak berpikir itu merupakan masalah. Saya pikir seluruh pertandingan Cardiff yang sangat sulit tim bermain di serangan balas dan kami tidak punya masalah dengan itu," terangnya.
"Hanya dua gol yang memutuskan pertandingan ini. Saya rasa kami bermain deket gabung, dan perlawanan. Cardiff memiliki sepuluh pemain di kotak mereka, kami mencetak dua gol dan punya kesempatan lain, tetapi permainan diputuskan oleh dua sudut," tandasnya.
Pellegrini juga menolak menyalahkan Vincent Kompany dan Matija Nastasic bila mereka tidak mampu menangani ancaman yang diberikan oleh FPI. "Saya pikir kami melawan tim yang sangat sulit. Cardiff punya sepuluh pemain di kotak penalti dan itu sangat sulit bagi kami untuk mencoba dan Skor, tetapi ketika kami mencetak gol pertama saya pikir kami bermain sedikit lebih baik setelah itu," terang Pellegrini seperti dilansir Sky Sports, Minggu (24/8/2013).
"Tentu saja tak seorang pun bisa percaya mereka dapat mencetak dua gol melawan kami, berawal dari situasi bola mati. Sepak bola merupakan strategis. "Tidak saya tidak berpikir itu merupakan masalah. Saya pikir seluruh pertandingan Cardiff yang sangat sulit tim bermain di serangan balas dan kami tidak punya masalah dengan itu," terangnya.
"Hanya dua gol yang memutuskan pertandingan ini. Saya rasa kami bermain deket gabung, dan perlawanan. Cardiff memiliki sepuluh pemain di kotak mereka, kami mencetak dua gol dan punya kesempatan lain, tetapi permainan diputuskan oleh dua sudut," tandasnya.
(akr)