Ini strategi Rios untuk benamkan Pacquiao
Selasa, 27 Agustus 2013 - 22:52 WIB
Ini strategi Rios untuk benamkan Pacquiao
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang laga melawan Manny Pacquiao di Macau, China, 24 November mendatang, pelatih Brandon Rios, Robert Garcia, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggunakan strategi yang sama dengan yang telah dilakukan Antonio Margarito ketika berhadapan dengan Pacquiao tiga tahun yang lalu.
Dalam laga itu, Margarito memang mengalami kekalahan lewat keputusan hakim, namun dia mampu menerjang Pacquiao dengan beberapa pukulan yang mengerikan yang mengambil target tubuh Pac-Man (julukan Pacquiao).
"Brandon memukul keras (ke arah tubuh). Pacquiao mengatakan dan banyak orang mengatakan kepada kami bahwa Pacquiao pergi ke rumah sakit (setelah melawan Margarito) karena dia mengalami patah tulang rusuk dan saya tidak ingin mengambil apa pun dari Pacquiao, tapi Margarito telah melakukannya," jelas Garcia.
Dalam strategi itu, Rios mengatakan dia juga akan menerapkan tekanan konstan pada Pacquiao, dan menanti petinju asal Filipina itu melakukan kesalahan. "Jujur, Pacquiao kuat, dia seorang petinju yang sangat kuat, tapi dia tidak melakukannya dengan baik terhadap Margarito, dan Antonio mengenakan tekanan. Jadi itulah salah satu hal yang saya benar-benar ingin lakukan. Saya ingin menempatkan tekanan dan menunjukkan kepadanya kalau itu kelemahan atau tidak," tutur Rios.
"Saya memberi tekanan, saya akan membawanya dan kami akan melihat bagaimana dia bereaksi terhadap itu, untuk menangani tekanan dari saya," ujar Rios lagi. "Saya selalu datang ke depan, saya memberikan kombinasi yang hebat, saya tidak ingin ke ring hanya untuk melayangkan pukulan ke kepala, saya ingin pukulan ke tubuh juga."
Dalam laga itu, Margarito memang mengalami kekalahan lewat keputusan hakim, namun dia mampu menerjang Pacquiao dengan beberapa pukulan yang mengerikan yang mengambil target tubuh Pac-Man (julukan Pacquiao).
"Brandon memukul keras (ke arah tubuh). Pacquiao mengatakan dan banyak orang mengatakan kepada kami bahwa Pacquiao pergi ke rumah sakit (setelah melawan Margarito) karena dia mengalami patah tulang rusuk dan saya tidak ingin mengambil apa pun dari Pacquiao, tapi Margarito telah melakukannya," jelas Garcia.
Dalam strategi itu, Rios mengatakan dia juga akan menerapkan tekanan konstan pada Pacquiao, dan menanti petinju asal Filipina itu melakukan kesalahan. "Jujur, Pacquiao kuat, dia seorang petinju yang sangat kuat, tapi dia tidak melakukannya dengan baik terhadap Margarito, dan Antonio mengenakan tekanan. Jadi itulah salah satu hal yang saya benar-benar ingin lakukan. Saya ingin menempatkan tekanan dan menunjukkan kepadanya kalau itu kelemahan atau tidak," tutur Rios.
"Saya memberi tekanan, saya akan membawanya dan kami akan melihat bagaimana dia bereaksi terhadap itu, untuk menangani tekanan dari saya," ujar Rios lagi. "Saya selalu datang ke depan, saya memberikan kombinasi yang hebat, saya tidak ingin ke ring hanya untuk melayangkan pukulan ke kepala, saya ingin pukulan ke tubuh juga."
(nug)