Abanda masih harus diasah
Senin, 09 September 2013 - 00:24 WIB
Abanda masih harus diasah
A
A
A
Sindonews.com -- Abdul Abanda Rahman, striker baru PSM yang direkrut pada jeda musim ini, menjadi sosok pemain yang bisa diandalkan. Hal ini terlihat saat dirinya menyelamatkan timnya dari kekalahan Persepar Palangkaraya di stadion Andi Mattalatta Sabtu (07/09) lalu.
Mantan striker Persepar tersebut, berhasil mengoyak gawang bekas klubnya, hingga mengandaskan ambisi kemanangan Laskar Iseng Mulang julukan Persepar dari PSM di hadapan pendukungnya sendiri. Pada laga tersebut, Laskar Ayam Jantan dari Timur, tertinggal dengan skor 0-1 pada babak pertama, setelah Emile Mbamba berhasil memperdaya I Ngurah Komang Arya.
Namun, lima menit setelah kickoff babak kedua dimulai, Abanda berhasil menyamakan kedudukan, setalah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persepar. Hasilnya skor berubah menjadi 1-1. Dengan demikian, klube besutan Imran Amirullah tersebut harus rela berbagi angka dengan tamunya.
Laga perdana Pasukan Ramang pada lanjutan putaran kedua Indonesia Premier League (IPL) musim ini, menjadi tantangan tersendiri buat klub tertua di Indonesia ini, pasalnya untuk menghindari degradasi, Andi Oddang dkk harus finish diempat besar klasemen, agar mendapat satu tiket keunifikasi liga musim depan.
Hingga saat ini, PSM masih berada di posisi keempat dengan perolehan 28 poin, sama hasil yang diperoleh Pro Duta FC dan Persiba Bantul. Meski demikian, posisi PSM masih belum aman, karena kedua tim tersebut serta Persebaya 1927 masih terus membayangi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini.
Imran Amirullah, pelatih sementara PSM mengatakan, penampilan Abanda Rahman yang diduetkan oleh M Rahmayt cukup memuaskan, apalagi keduanya sangat merepotkan barisan pertahanan Persepar Palangkaraya. "Namun ke depannya masih harus diasah, karena ke depannya masih akan sangat sulit," kata dia.
Kendati demikian, dengan adanya Abanda di skuad Juku Eja tentu menambah pilihan untuk striker PSM, jadi semuanya masih akan kita pertajam lagi. "Anak-anak sudah memberikan yang terbaik, apalagi memang ini merupakan laga awal jadi sedikit sulit, ke depannya kita berharap bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Pada laga tersebut, Imran menggunakan formasi 4-1-3-2 dengan memasang M Rahmat dan Abanda di lini depan, hal tersebut dilakukan karena Andi Oddang sebelumnya sakit dan tidak mengikuti latihan strategi. Namun pada menit ke 66 Abanda harus ditarik keluar karena mendapat benturan keras dengan pemain belakang Persepar. Hingga tim kepelatihan memasukkan Andi Oddang bertandem dengan M Rahmat.
Abanda Rahma, yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini dia sudah mulai membaik, meski pada laga dia harus ditarik keluar karena mendapat benturan keras. "Alhamdulillah, sekaran sudah agak baikan, saya senang bisa mencetak gol penyeimbang," kata pemain berjersey 32 tersebut.
Jika sesuai jadwal, Pasukan Ramang kembali akan melakoni pertandingan melawan PSIR Rembang pada Sabtu, 17 September mendatang, Andi Oddang dkk menjalani laga tur tersebut dengan berharap bisa menambah tiga poin. Karena pada putaran pertama lalu PSM berhasil menumbangkan klub asal Jawa Tengah tersebut dengan skor 5-1 di stadion Andi Mattalatta.
Mantan striker Persepar tersebut, berhasil mengoyak gawang bekas klubnya, hingga mengandaskan ambisi kemanangan Laskar Iseng Mulang julukan Persepar dari PSM di hadapan pendukungnya sendiri. Pada laga tersebut, Laskar Ayam Jantan dari Timur, tertinggal dengan skor 0-1 pada babak pertama, setelah Emile Mbamba berhasil memperdaya I Ngurah Komang Arya.
Namun, lima menit setelah kickoff babak kedua dimulai, Abanda berhasil menyamakan kedudukan, setalah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persepar. Hasilnya skor berubah menjadi 1-1. Dengan demikian, klube besutan Imran Amirullah tersebut harus rela berbagi angka dengan tamunya.
Laga perdana Pasukan Ramang pada lanjutan putaran kedua Indonesia Premier League (IPL) musim ini, menjadi tantangan tersendiri buat klub tertua di Indonesia ini, pasalnya untuk menghindari degradasi, Andi Oddang dkk harus finish diempat besar klasemen, agar mendapat satu tiket keunifikasi liga musim depan.
Hingga saat ini, PSM masih berada di posisi keempat dengan perolehan 28 poin, sama hasil yang diperoleh Pro Duta FC dan Persiba Bantul. Meski demikian, posisi PSM masih belum aman, karena kedua tim tersebut serta Persebaya 1927 masih terus membayangi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini.
Imran Amirullah, pelatih sementara PSM mengatakan, penampilan Abanda Rahman yang diduetkan oleh M Rahmayt cukup memuaskan, apalagi keduanya sangat merepotkan barisan pertahanan Persepar Palangkaraya. "Namun ke depannya masih harus diasah, karena ke depannya masih akan sangat sulit," kata dia.
Kendati demikian, dengan adanya Abanda di skuad Juku Eja tentu menambah pilihan untuk striker PSM, jadi semuanya masih akan kita pertajam lagi. "Anak-anak sudah memberikan yang terbaik, apalagi memang ini merupakan laga awal jadi sedikit sulit, ke depannya kita berharap bisa lebih baik lagi," ujarnya.
Pada laga tersebut, Imran menggunakan formasi 4-1-3-2 dengan memasang M Rahmat dan Abanda di lini depan, hal tersebut dilakukan karena Andi Oddang sebelumnya sakit dan tidak mengikuti latihan strategi. Namun pada menit ke 66 Abanda harus ditarik keluar karena mendapat benturan keras dengan pemain belakang Persepar. Hingga tim kepelatihan memasukkan Andi Oddang bertandem dengan M Rahmat.
Abanda Rahma, yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini dia sudah mulai membaik, meski pada laga dia harus ditarik keluar karena mendapat benturan keras. "Alhamdulillah, sekaran sudah agak baikan, saya senang bisa mencetak gol penyeimbang," kata pemain berjersey 32 tersebut.
Jika sesuai jadwal, Pasukan Ramang kembali akan melakoni pertandingan melawan PSIR Rembang pada Sabtu, 17 September mendatang, Andi Oddang dkk menjalani laga tur tersebut dengan berharap bisa menambah tiga poin. Karena pada putaran pertama lalu PSM berhasil menumbangkan klub asal Jawa Tengah tersebut dengan skor 5-1 di stadion Andi Mattalatta.
(wbs)