Masuk ISL, PSM isyaratkan bentuk tim hebat
Selasa, 24 September 2013 - 13:33 WIB
Masuk ISL, PSM isyaratkan bentuk tim hebat
A
A
A
Sindonews.com - Empat laga dilakoni PSM Makassar pada putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) musim ini. Namun, pemain asing yang berposisi sebagai playmeker belum juga didatangkan ke Makassar.
Manajemen PT Pagolona Sulawesi Selatan, memang sebelumnya memberikan sinyal akan mengabulkan permintaan tim kepelatihan pada evaluasi tim paro musim lalu. Karena selain membutuhkan seorang striker anyar, Andi Oddang dkk juga sangat membutuhkan pemain yang bisa mengatur serangan.
Pasalnya, dalam tiga laga terakhir PSM hanya mengandalkan tiga gelandang serangnya dan dua orang winger untuk memborbardi pertahanan lawan. Bukan hanya itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie sudah mendaftarkan sejumlah nama pemain yang akan direkrut pada bursa transfer musim ini ke penyelenggara IPL.
Namun, sinyal tidak mendatangkan pemain baru sudah diungkapkan oleh Ketua Umum PSM Makassar Sadikin Aksa. Sadikin mengatakan, untuk penambahan pemain baru dirinya tidak terlalu memaksakannya.
Apalagi kata dia, pada rapat evaluasi paro musim lalu memang sengaja dicoret beberapa pemain untuk mengurangi beban cost klub yang sementara ini krisis. "Saya liat tim-tim lain juga tidak terlalu bagaimana, mempersiapkan timnya. Saya pikir saat ini sudah bagus," kata dia.
Pemilik PSM ini juga mengutarakan jika memang sudah lolos empat besar, maka pihaknya pasti akan mendatangkan pemain agar tim semakin kuat. ''Kita berharap saja dulu untuk bisa masuk ke unifikasi liga musim depan. Jika tahun depan (menambah pemain) yah tidak apa-apa, karena memang kami inginkan tim ini kuat," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya juga mengatakan, di IPL regulasi soal pemain rekrutan ini juga terbilang sangat lemah, karena para klub peserta bisa saja merekrut pemain yang jelas sudah lolos. "Karena peraturan di IPL juga tidak terlalu bagaimana, siapa tau bisa menambah diawal atau bisa juga menambah diakhir kompetisi," pungkasnya.
Sejauh ini Pasukan Ramang masih bercokol diposisi keenam dengan 32 poin, klub besutan Imran Amirullah ini hanya disuntik dua pemain pada transfer musim ini. Yakni, Abdul Abanda Rahman mantan pemain Persepar Palangkraya yang direkrut ke PSM, dan yang kedua Gerry Mandagi mantan penjaga gawang PSS Sleman.
Sementara itu, Imran Amirullah tidak terlalu mempersoalkan adanya pemain tersebut, meski dirinya tidak menapik jika skuadnya butuh pemain yang bisa mengatur serangan anak asuhnya dalam setiap laga. Bahkan, Imran hanya memanfaatkan materi pemain yang ada. "Saya serahkan sepenuhnya pada managemen, kami tetap saja menggunakan yang ada," ujar suksesorPetar Segrt ini.
Bukan hanya itu, keberandaan pemain asing sebagai motor serangn di skuad juga sangat dinantikan oleh para pemain Kaharuddin pemain yang berposisi winger di PSM mengungkapkan, memang jika ada pemain yang bisa mengatur serangan di lini tengah, maka tim akan semakin kuat. Kendati demikian, dirinya hanya menyerahkan pada pihak manajemen. "Pasti akan lebih bagus lagi jika ada pemain asing, tapi kita harus mengerti juga manajemen," ujar pemain nomor punggung 14 ini.
Manajemen PT Pagolona Sulawesi Selatan, memang sebelumnya memberikan sinyal akan mengabulkan permintaan tim kepelatihan pada evaluasi tim paro musim lalu. Karena selain membutuhkan seorang striker anyar, Andi Oddang dkk juga sangat membutuhkan pemain yang bisa mengatur serangan.
Pasalnya, dalam tiga laga terakhir PSM hanya mengandalkan tiga gelandang serangnya dan dua orang winger untuk memborbardi pertahanan lawan. Bukan hanya itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie sudah mendaftarkan sejumlah nama pemain yang akan direkrut pada bursa transfer musim ini ke penyelenggara IPL.
Namun, sinyal tidak mendatangkan pemain baru sudah diungkapkan oleh Ketua Umum PSM Makassar Sadikin Aksa. Sadikin mengatakan, untuk penambahan pemain baru dirinya tidak terlalu memaksakannya.
Apalagi kata dia, pada rapat evaluasi paro musim lalu memang sengaja dicoret beberapa pemain untuk mengurangi beban cost klub yang sementara ini krisis. "Saya liat tim-tim lain juga tidak terlalu bagaimana, mempersiapkan timnya. Saya pikir saat ini sudah bagus," kata dia.
Pemilik PSM ini juga mengutarakan jika memang sudah lolos empat besar, maka pihaknya pasti akan mendatangkan pemain agar tim semakin kuat. ''Kita berharap saja dulu untuk bisa masuk ke unifikasi liga musim depan. Jika tahun depan (menambah pemain) yah tidak apa-apa, karena memang kami inginkan tim ini kuat," jelasnya.
Kendati demikian, dirinya juga mengatakan, di IPL regulasi soal pemain rekrutan ini juga terbilang sangat lemah, karena para klub peserta bisa saja merekrut pemain yang jelas sudah lolos. "Karena peraturan di IPL juga tidak terlalu bagaimana, siapa tau bisa menambah diawal atau bisa juga menambah diakhir kompetisi," pungkasnya.
Sejauh ini Pasukan Ramang masih bercokol diposisi keenam dengan 32 poin, klub besutan Imran Amirullah ini hanya disuntik dua pemain pada transfer musim ini. Yakni, Abdul Abanda Rahman mantan pemain Persepar Palangkraya yang direkrut ke PSM, dan yang kedua Gerry Mandagi mantan penjaga gawang PSS Sleman.
Sementara itu, Imran Amirullah tidak terlalu mempersoalkan adanya pemain tersebut, meski dirinya tidak menapik jika skuadnya butuh pemain yang bisa mengatur serangan anak asuhnya dalam setiap laga. Bahkan, Imran hanya memanfaatkan materi pemain yang ada. "Saya serahkan sepenuhnya pada managemen, kami tetap saja menggunakan yang ada," ujar suksesorPetar Segrt ini.
Bukan hanya itu, keberandaan pemain asing sebagai motor serangn di skuad juga sangat dinantikan oleh para pemain Kaharuddin pemain yang berposisi winger di PSM mengungkapkan, memang jika ada pemain yang bisa mengatur serangan di lini tengah, maka tim akan semakin kuat. Kendati demikian, dirinya hanya menyerahkan pada pihak manajemen. "Pasti akan lebih bagus lagi jika ada pemain asing, tapi kita harus mengerti juga manajemen," ujar pemain nomor punggung 14 ini.
(aww)