PBR tentukan nasib Darko pekan ini
Selasa, 08 Oktober 2013 - 19:24 WIB
PBR tentukan nasib Darko pekan ini
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen Pelita Bandung Raya (PBR) berjanji segera menjawab pertanyaan seputar nasib pelatih asal Prancis, Daniel Darko Janackovic. Manajemen rencananya akan memastikan status Darko paling cepat pekan ini.
Menurut Direktur PT. Kreasi Performa Pasundan, Marco Gracia Paolo, sejauh ini pihaknya masih melakukan pembahasan internal sebelum mengambil keputusan apakah kontrak Darko bakal berlanjut sesuai draft kontrak yang telah disepakati yakni selama tiga musim atau tidak.
''Sampai saat ini masih dibahas, tapi akan kita finalisasi segera sehingga pekan depan mudah-mudahan sudah bisa kita umumkan siapa yang bakal menangani tim musim depan,” ungkap Marco.
Marco menegaskan pihaknya ingin mengambil keputusan secara matang. Menurutnya pengalaman musim lalu, sudah cukup menjadi pelajaran buat petinggi dan manajemen The Boys Are Back untuk mengambil langkah yang lebih hati-hati dalam memutuskan figur pelatih.
Musim lalu, PBR tampak cukup percaya diri kala menunjuk pelatih asal Inggris, Simon McMenemy. Namun mantan arsitek tim nasional Filipina tersebut, ternyata gagal meramu materi pemain yang ada menjadi kekuatan yang solid.
Karena selalu berkutat di papan bawah, akhirnya manajemen mengambil langkah menggeser posisi Simon dan menunjuk Darko yang berstatus sebagai Direktur Teknik jadi pelatih kepala pada awal bulan Maret 2013.
Namun, keputusan tersebut tidak sontak diterima semua pihak. Bahkan Darko sempat kedapatan berselisih dengan dua asisten pelatih PBR, Hermansyah dan Adjat Sudrajat. Keduanya akhirnya diberhentikan setelah diketahui melakukan terlibat aksi kurang terpuji dengan Darko.
Sejumlah pemain pun kabarnya tidak sepenuhnya menerima kehadiran Darko di posisi pelatih. Akibatnya sering muncul kabar tidak sedap yang menyebutkan jika sejumlah pemain menjaga jarak dan tidak memiliki hubungan yang baik dengan Darko.
Meski begitu, dengan langkah tertatih, Darko akhirnya sukses membawa PBR terhindar dari ancaman degradasi usai mengalahkan Persikabo Kabupaten Bogor di laga playoff promosi degradasi dengan skor 2-1 di Stadion Manahan, Solo.
Menurut Direktur PT. Kreasi Performa Pasundan, Marco Gracia Paolo, sejauh ini pihaknya masih melakukan pembahasan internal sebelum mengambil keputusan apakah kontrak Darko bakal berlanjut sesuai draft kontrak yang telah disepakati yakni selama tiga musim atau tidak.
''Sampai saat ini masih dibahas, tapi akan kita finalisasi segera sehingga pekan depan mudah-mudahan sudah bisa kita umumkan siapa yang bakal menangani tim musim depan,” ungkap Marco.
Marco menegaskan pihaknya ingin mengambil keputusan secara matang. Menurutnya pengalaman musim lalu, sudah cukup menjadi pelajaran buat petinggi dan manajemen The Boys Are Back untuk mengambil langkah yang lebih hati-hati dalam memutuskan figur pelatih.
Musim lalu, PBR tampak cukup percaya diri kala menunjuk pelatih asal Inggris, Simon McMenemy. Namun mantan arsitek tim nasional Filipina tersebut, ternyata gagal meramu materi pemain yang ada menjadi kekuatan yang solid.
Karena selalu berkutat di papan bawah, akhirnya manajemen mengambil langkah menggeser posisi Simon dan menunjuk Darko yang berstatus sebagai Direktur Teknik jadi pelatih kepala pada awal bulan Maret 2013.
Namun, keputusan tersebut tidak sontak diterima semua pihak. Bahkan Darko sempat kedapatan berselisih dengan dua asisten pelatih PBR, Hermansyah dan Adjat Sudrajat. Keduanya akhirnya diberhentikan setelah diketahui melakukan terlibat aksi kurang terpuji dengan Darko.
Sejumlah pemain pun kabarnya tidak sepenuhnya menerima kehadiran Darko di posisi pelatih. Akibatnya sering muncul kabar tidak sedap yang menyebutkan jika sejumlah pemain menjaga jarak dan tidak memiliki hubungan yang baik dengan Darko.
Meski begitu, dengan langkah tertatih, Darko akhirnya sukses membawa PBR terhindar dari ancaman degradasi usai mengalahkan Persikabo Kabupaten Bogor di laga playoff promosi degradasi dengan skor 2-1 di Stadion Manahan, Solo.
(aww)