PSM harus antisipasi akumulasi kartu

Senin, 21 Oktober 2013 - 00:18 WIB
PSM harus antisipasi...
PSM harus antisipasi akumulasi kartu
A A A
Sindonews.com -- Skuad Juku Eja PSM, harus mengantisipasi pemain yang mendapat kartu kuning pada laga sebelumnya, pasalnya jika mendapat kartu kuning kedua, bisa tidak tampil membela PSM dilaga selanjutnya.

Saat ini, pemain PSM sudah empat yang mendapat kartu kuning saat ditekuk oleh Pro Duta FC dengan skor 1-0 di stadion Bumi Kartini (18/10) lalu. Dua pemain belakang yakni, Hendra Wijaya, dan Febre Santis, sementara itu dua pemain depan yakni Abdul Abanda Rahman dan Kaharuddin juga sudah mengantongi satu kartu kuning.

Pasukan Ramang, masih harus menjalani dua laga, yakni melawan Bontang FC, dan tim tuan rumah Persijap Jepara. Dua laga ini sangat penting karena Bontang sudah menang sekali saat melawan PSLS Lhouksumawe dan Persijap sudah memetik empat poin pertama imbang melawan Pro Duta FC 1-1 dan menang atas PSLS dengan skor 5-0.

Media officer PSM Andi Widya Syazdwina mengatakan, regulasi dibabak play-off ini memang sama dengan saat PSM mengikuti kompetisi Indonesia Premier League (IPL), apalag persoalan regulasi kartu. "Jadi jika pemain mendapat kartu kuning dua kali, harus absen sekali pertandingan," kata dia saat ditemui Sindonews.com

Dirinya mengatakan, hal ini harus diantisipasi oleh tim kepelatihan, pasalnya pemain-pemain inti yang sudah dapat satu kartu kuning bisa tidak main jika dapat kartu lagi. "Harus berhati-hati karena masih ada pertandingan berat yang akan dihadapi, seperti melawan Persijap," ujar wanita yang akrab disapa Wina ini.

Sementara itu, pelatih Pro Duta FC Dejan Antonic, mengaku tidak terlalu sepakat dengan regulasi kartu yang diberlakukan pada babak play-off tersebut, apalagi saat ini, dua pemain Pro Duta FC sudah mendapatkan kartu merah saat menahan imbang Persijap Jepara dilaga perdanya. "Kalau dapat kartu merah, harus absen dua laga, sementara dibabak play-off hanya empat pertandingan," kata dia.

Hal ini sangat merugikan tim kata dia, apalagi empat pertandingan yang dijalani oleh seluruh klub yang ikut babak play-off sangat menentukan langkah klub dipersepakbolaan di Indonesia. "Harusnya, regulasi ini diperhatikan oleh penyelenggara," paparnya.

PSM sendiri masih ada diurutan keempat tanpa mengoleksi satupun poin, karena dikalahkan oleh Pro Duta FC dilaga perdananya. Sementara Persijap dan Pro Duta ada diurutas satu dan dua. Dan diurutan ketiga ditempati Bontang FC.
(wbs)
Berita Terkait
Aksi Nyata Suporter...
Aksi Nyata Suporter PSM Makassar Perangi Pandemi Corona
Donasi Lawan Covid-19,...
Donasi Lawan Covid-19, Red Gank PSM Lelang Jersey Ferdinand Sinaga
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Mengenal Duo Kartini...
Mengenal Duo 'Kartini' di Tribun Suporter PSM Makassar
Perbandingan Sepak Bola...
Perbandingan Sepak Bola Indonesia dan Malaysia di Mata Pelatih PSM Makassar
Pelatih PSM Sebut Stamina...
Pelatih PSM Sebut Stamina Pemain Indonesia Hanya Bertahan 60 Menit
Berita Terkini
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
1 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
3 jam yang lalu
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
7 jam yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
7 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved