Ismed ingin aksi Zul-Hendra motivasi pemain Aceh

Senin, 21 Oktober 2013 - 22:07 WIB
Ismed ingin aksi Zul-Hendra...
Ismed ingin aksi Zul-Hendra motivasi pemain Aceh
A A A
Sindonews.com - Prestasi Zulfiandi dan Hendra Sandi Gunawan bersama tim nasional (timnas) U-19 Indonesia kembali mengangkat sepak bola Aceh. Kahadiran kedua pemain itu bersama tim Garuda Jaya, julukan timnas U-19, begitu disyukuri Ismed Sofyan. Pemain belakang kelahiran Tualang Cut, yang sudah mengecap 53 caps bersama timnas Garuda.

Setelah Fachry Husaini diperiode 1986-1997, Ismed memang jadi penerus pemain berdarah Aceh di timnas Indonesia. Setelah itu, sempat tenggelam perwakilan Aceh di timnas Indonesia. Sampai hadirnya nama Syahrizal Syahbuddin bersama timnas U-19, yang sedang diproyeksikan berlaga diajang SEA Gamaes XVII Myanmar, akhir Desember mendatang.

Akan tetapi mencuatnya nama Zul, sapaan akrab Zulfiandi, dan Hendra yang benar-benar mengangkat hadirnya kembali anak Aceh di timnas Garuda. Yaitu dengan andil keduanya turut membawa timnas U-19 keluar sebagai Piala AFF U-19 dan lolos ke putaran final Piala AFC U-19 di Myanmar, Oktober 2014.

“Alhamdulilah. Dan harapan saya, kalau bisa lebih banyak pemain dari Aceh yang bisa bergabung ke timnas. Dari Aceh minimal ada lima pemain lagi. Karena ini untuk sepak bola Indonesia dan buat generasi di Aceh sendiri,” tutur Ismed, selepas menjalani latihan di Lapangan Timnas, Jakarta, Senin (21/10).

“Mudah-mudahan anak-anak yang di Aceh juga termotivasi dengan adanya dua pemain timnas U-19 dari Aceh. Sehingga pemain-pemain dari Aceh, bisa lebih berprestasi ditingkat nasional,” lanjut Ismed, yang sedang menjalani persiapan jelang laga Battle of RED kontra legendaris sepak bola Manchester United (MU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, (23/10).

Ismed pun menuturkan alasan minimnya pesepakbola asal Aceh yang mampu menembus timnas Indonesia. Pemain berusia 35 tahun ini menjelaskan, jika kesempatan yang minim jadi kendala utama. Klub-klub besar Aceh seperti Persiraja Banda Aceh, PSSB Bireun, dan PSAP Sigli, dinilainya lebih senang mengontrak pemain di luar Aceh.

Masalahnya mungkin faktor kompetisinya di Aceh lagi fakum banget disana. Artinya tim-tim besar seperti Persiraja, PSAP Sigli, dan PSSB Bireun, mereka tidak punya pemain-pemain putra daerah yang solit. Artinya mereka selalu mencomot pemain-pemain dari luar Aceh. Kondisi itu, membuat kesempatan pemain lokal Aceh menjadi minim,” tutup Ismed.
(akr)
Berita Terkait
Alfharezzi Buffon Diragukan...
Alfharezzi Buffon Diragukan Tampil di Final, Manajer Timnas Indonesia U-19: Kita Lihat Nanti
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Bulgaria U-19
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Sapu Bersih Kemenangan di Fase Grup, Indra Sjafri: Tetap Ada Evaluasi
Kafiatur Tak Terbuai...
Kafiatur Tak Terbuai Penghargaan Pemain Terbaik Lawan Timor Leste U-19
Timnas Indonesia U-23...
Timnas Indonesia U-23 Gebuk Timnas Australia U-23 1-0 di Piala Asia U-23 2024
Hasil Undian Piala AFF...
Hasil Undian Piala AFF U-19 2026: Indonesia Segrup Vietnam
Berita Terkini
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
1 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
3 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
3 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
7 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
8 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
19 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved