Sadapan Australia hingga terancamnya laga Chris John

Minggu, 01 Desember 2013 - 20:02 WIB
Sadapan Australia hingga...
Sadapan Australia hingga terancamnya laga Chris John
A A A
Sindonews.com - Pertarungan unifikasi kelas bulu yang mempertemukan petinju kebanggaan Tanah Air, Chris John, yang merupakan juara dunia sejati versi WBA, dengan juara IBO, Simphiwe Vetyeka dari Afrika Selatan, terancam batal. Duel ini sendiri rencananya akan digelar di Perth, Australia, Jumat (6/12).

Terancam batalnya laga tersebut, setelah manajer Vetyeka, Lovemore Ndou, mengklaim bahwa pertarungan itu direncanakan tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari dirinya. Mantan juara dunia dua divisi itu mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap petinju dan pihak lain, yakni promotor yang mempromosikan laga tersebut.

Dua tahun lalu, Vetyeka melakukan kesepakatan dengan Ndou. Dan dalam isi kontraknya disebutkan jika Vetyeka berhasil merebut sabuk juara dunia, maka kontrak otomatis diperpanjang selama dua tahun. Seperti diketahui, Vetyeka sukses menjadi juara dunia kelas bulu IBO, menyusul kemenangan atas Daud Yordan pada April lalu.

Sebenarnya (perpanjangan) kontrak tersebut bisa gugur, apabila tidak lebih dari 90 hari atau tidak kurang dari 30 hari, Vetyeka memberikan pemberitahuan secara tertulis kepada manajer.

Ndou juga menegaskan dalam perjanjian tersebut juga telah ditetapkan bahwa selama masa tugasnya, manajer harus memiliki kendali atas keterlibatan petinjunya. Ndou pun mengimbau promotor pertarungan (Dragon Fire Promotion), dan kedua badan tinju yang terlibat yakni WBA dan IBO untuk membatalkan pertarungan antara 'The Dragon' dengan Vetyeka tanpa persetujuan tertulisnya atau akan menghadapi risiko gugatan hukum.

"Lihat, jelas kita masih bisa mengerjakan sesuatu di hari berikutnya atau lebih dan menyelamatkan kontes ini. Saya ingin bekerja dengan Dragon Fire Promotion dalam menyelesaikan hal ini, dan tawaran telah dibuat untuk mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Penawaran ini akan berlaku sampai Senin, 2 Desember 2013, pukul 04.00 waktu Australia," jelas Ndou, seperti dikutip Fight News.

"Kegagalan untuk mencapai kesepakatan dalam batas waktu yang ditentukan, akan membuat saya memilih pilihan lain selain menegakkan hak eksklusif saya dan mendapatkan putusan sela menahan Simphiwe Vetyeka dari pertarungan pada Jumat, 6 Desember 2013, di acara mereka," imbuhnya.

Sementara itu, memanasnya hubungan Australia dan Indonesia, akibat kasus penyadapan yang dilakukan pemerintah Negeri Kanguru terhadap beberapa pejabat tinggi pemerintahan Indonesia, memberikan dampak tersendiri kepada Chris John.

Ya, sponsor utama, Golden Eagle Coffee, terpaksa mundur dari kontes pertarungan tersebut. Mereka tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai keputusannya itu. Dengan mundurnya pihak sponsor utama, maka Chris John pun kehilangan dana sponsor sebesar USD250 ribu (sekitar Rp2,9 miliar).
(nug)
Berita Terkait
Chris John Hadir di...
Chris John Hadir di First Fight Vol. 2, Pangeran Taklukkan Ruben Lewat Duel Penuh Gengsi
Unik, Chris John Buka...
Unik, Chris John Buka Sasana Tinju di Bengkel Otomotif
Maja Mojo Gandeng Chris...
Maja Mojo Gandeng Chris John Dorong Kemajuan Olahraga Tinju di Indonesia
Perbandingan Prestasi...
Perbandingan Prestasi Daud Yordan vs Chris John
12 Duel Petinju Meksiko...
12 Duel Petinju Meksiko Terbaik Sepanjang Masa: Nomor 7 Dibekuk Chris John
Chris John Gabung Partai...
Chris John Gabung Partai Perindo, Jadi Bacaleg DPR RI Dapil Jateng
Berita Terkini
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
2 jam yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
4 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
4 jam yang lalu
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
12 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
12 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
13 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved