Calo banderol tiket palsu PD 2014 Rp113 juta
Rabu, 04 Desember 2013 - 18:49 WIB
Calo banderol tiket palsu PD 2014 Rp113 juta
A
A
A
Sindonews.com - Turnamen Piala Dunia 2014 masih enam bulan lagi. Dipastikan banyak penggemar sepak bola yang rela menguras koceknya dalam-dalam demi mendukung negaranya masing-masing secara langsung.
Tak sedikit pula yang menyisihkan sebagian uangnya untuk pergi ke Negeri Samba hanya untuk menikmati atmosfer gelaran sepak bola empat tahunan tersebut.
Kesempatan ini ternyata dimanfaatkan oleh calo untuk menjual tiket palsu demi meraup keuntungan yang sangat besar. Seperti diberitakan Mirror, Rabu (4/12) apabila banyak calo yang sudah menawarkan tiket palsu di dunia maya.
Tidak tanggung-tanggung, para calo menghargai tiket palsu babak penyisihan sekitar 5.779 poundsterling (setara Rp113 juta). Harga ini jauh lebih mahal 50 kali lipat dari harga tiket resmi yang dibanderol FIFA sebesar 107 poundsterling (setara Rp2,09 juta). Harga itu pun masih sangat mahal jika dibandingkan harga tiket final yang beredar di pasar gelap, yakni sekitar 4389 poundsterling (setara Rp86 juta).
Mengetahui persoalan ini, FIFA langsung bertindak cepat. Badan tertinggi sepak bola dunia itu menghimbau kepada para calon pembeli untuk tidak membeli tiket di situs ilegal. Fans Inggris berada di urutan keempat yang diyakini akan jadi pembeli tiket terbanyak.
"Kami telah menutup puluhan situs penjualan tiket ilegal menjelang Piala Dunia mendatang. Kasus yang banyak terjadi adalah pembeli membeli tiket palsu bahkan tidak ada," ujar Ketua Federasi Suporter Sepakbola, Kevin Miles
"Hingga kini tidak satu pun pihak yangmenjual tiket. Mereka menawarkan untuk menjual tiket, namun semuanya hanya janji palsu,"
FIFA membanderol harga tiket resmi untuk pertandingan grup mulai dari 55 poundsterling (setara Rp1,07 juta) hingga yang tertinggi senilai 603 poundsterling (setara Rp11,8 juta).
"FIFA akan menanggapi kasus ini dengan sangat serius dan memastikan akan melindungi penggemar sepak bola dari risiko membeli tiket palsu dari beberapa oknum," kata juru bicara FIFA.
"Seperti situs yang telah menawarkan tiket dengan harga yang sangat tinggi," tegas juru bicara tersebut.
Tak sedikit pula yang menyisihkan sebagian uangnya untuk pergi ke Negeri Samba hanya untuk menikmati atmosfer gelaran sepak bola empat tahunan tersebut.
Kesempatan ini ternyata dimanfaatkan oleh calo untuk menjual tiket palsu demi meraup keuntungan yang sangat besar. Seperti diberitakan Mirror, Rabu (4/12) apabila banyak calo yang sudah menawarkan tiket palsu di dunia maya.
Tidak tanggung-tanggung, para calo menghargai tiket palsu babak penyisihan sekitar 5.779 poundsterling (setara Rp113 juta). Harga ini jauh lebih mahal 50 kali lipat dari harga tiket resmi yang dibanderol FIFA sebesar 107 poundsterling (setara Rp2,09 juta). Harga itu pun masih sangat mahal jika dibandingkan harga tiket final yang beredar di pasar gelap, yakni sekitar 4389 poundsterling (setara Rp86 juta).
Mengetahui persoalan ini, FIFA langsung bertindak cepat. Badan tertinggi sepak bola dunia itu menghimbau kepada para calon pembeli untuk tidak membeli tiket di situs ilegal. Fans Inggris berada di urutan keempat yang diyakini akan jadi pembeli tiket terbanyak.
"Kami telah menutup puluhan situs penjualan tiket ilegal menjelang Piala Dunia mendatang. Kasus yang banyak terjadi adalah pembeli membeli tiket palsu bahkan tidak ada," ujar Ketua Federasi Suporter Sepakbola, Kevin Miles
"Hingga kini tidak satu pun pihak yangmenjual tiket. Mereka menawarkan untuk menjual tiket, namun semuanya hanya janji palsu,"
FIFA membanderol harga tiket resmi untuk pertandingan grup mulai dari 55 poundsterling (setara Rp1,07 juta) hingga yang tertinggi senilai 603 poundsterling (setara Rp11,8 juta).
"FIFA akan menanggapi kasus ini dengan sangat serius dan memastikan akan melindungi penggemar sepak bola dari risiko membeli tiket palsu dari beberapa oknum," kata juru bicara FIFA.
"Seperti situs yang telah menawarkan tiket dengan harga yang sangat tinggi," tegas juru bicara tersebut.
(dka)