Jorg harus tambah jam terbang amunisi muda PSM
Senin, 23 Desember 2013 - 14:16 WIB
Jorg harus tambah jam terbang amunisi muda PSM
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih kepala PSM Makassar Jorg Peter Steinebrunner harus bekerja keras untuk meramu skuad terbaik sebelum menapaki Indonesia Super League (ISL) musim depan. Bukan hanya itu, pelatih asal Jerman ini dituntut menambah jam terbang para pemain muda Juku Eja.
Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang mengelola PSM memang mempertahankan sejumlah pemain muda saat melakukan evalusi di bulan lalu. Pemain muda ini sebelumnya memperkuat klub kebanggaan msyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) di Indonesian Premier League (IPL) musim lalu. Bukan hanya itu, mereka juga turut memberi andil besar mengantarkan Pasukan Ramang hingga lolos ke ISL musim depan.
Beberapa pemain muda PSM seperti Rasyid Assyahid Bakri, Kurniawan Karman, dan Aswar Syamsuddin selama kompetisi Piala Gubernur Jatim. Mereka sama sekali dia tidak pernah menikmati atmosfer pertandingan. Ketiga pemain ini hanya dimasukkan saat menantang Sarawak FA klub asal Malaysia.
Saat menghadapi klub Malaysia ini, pertama di stadion Gajayana Malang, tim kedua yang mayoritas pemain muda juga berhasil menciptakan satu gol ke gawang Sarawak. Gol tersebut diciptakan Qifly Tamara. Selanjutnya, saat menantang Sarawak FA di Stadion Brantas, Batu, Jatim, pada laga kedua, Jorg menurunkan kembali pemain muda PSM ini. Hasilnya mereka kembali bisa mengimbangi Sarawak.
Imran Amirullah, asisten pelatih PSM mengatakan, mengenai pemain muda PSM, dirinya menegaskan, pemain tersebut sudah tidak disangsikan lagi. "Soal pemain muda PSM tidak perlu diragukan lagi lah. Mereka juga sudah cukup teruji meskipun pengalamannya belum sebanyak para pemain senior," pungkasnya.
Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang mengelola PSM memang mempertahankan sejumlah pemain muda saat melakukan evalusi di bulan lalu. Pemain muda ini sebelumnya memperkuat klub kebanggaan msyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) di Indonesian Premier League (IPL) musim lalu. Bukan hanya itu, mereka juga turut memberi andil besar mengantarkan Pasukan Ramang hingga lolos ke ISL musim depan.
Beberapa pemain muda PSM seperti Rasyid Assyahid Bakri, Kurniawan Karman, dan Aswar Syamsuddin selama kompetisi Piala Gubernur Jatim. Mereka sama sekali dia tidak pernah menikmati atmosfer pertandingan. Ketiga pemain ini hanya dimasukkan saat menantang Sarawak FA klub asal Malaysia.
Saat menghadapi klub Malaysia ini, pertama di stadion Gajayana Malang, tim kedua yang mayoritas pemain muda juga berhasil menciptakan satu gol ke gawang Sarawak. Gol tersebut diciptakan Qifly Tamara. Selanjutnya, saat menantang Sarawak FA di Stadion Brantas, Batu, Jatim, pada laga kedua, Jorg menurunkan kembali pemain muda PSM ini. Hasilnya mereka kembali bisa mengimbangi Sarawak.
Imran Amirullah, asisten pelatih PSM mengatakan, mengenai pemain muda PSM, dirinya menegaskan, pemain tersebut sudah tidak disangsikan lagi. "Soal pemain muda PSM tidak perlu diragukan lagi lah. Mereka juga sudah cukup teruji meskipun pengalamannya belum sebanyak para pemain senior," pungkasnya.
(aww)