Menpora: Tuan rumah halalkan segala cara

Senin, 23 Desember 2013 - 22:44 WIB
Menpora: Tuan rumah...
Menpora: Tuan rumah halalkan segala cara
A A A
Sindonews.com - Menpora Roy Suryo menilai, kegagalan Indonesia dalam mencapai target memang disebabkan banyak hal mulai dari tuan rumah Myanmar yang mengupayakan segala cara untuk menambah cabang atau nomer di olahraga tradisional, hingga tidak sesuainya jadwal pertandingan ketika di lapangan.

" Para atlet sudah berjuang dengan baik. Meski mereka mendapatkan beberapa kendala seperti jadwal, kesiapan bermain, tuan rumah mengupayakan segala cara untuk mendapatkan medali, serperti olahraga tradisional, namun para atlet sudah berjuang maksimal," ujarnya di ruang Media Center kantor Kemenpora hari Senin (23/12) siang menggelar konfrensi pers mengenai hasil Indonesia di SEA Games 2013 Myanmar. .

Sebagai bahan evaluasi, ke depan Kemenpora tetap mempertahankan PRIMA. Hanya ada beberapa langkah untuk PRIMA yakni, melakukan efisiensi program. "Kami akan melakukan koreksi terhadap UU nomer 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional terhadap pemisahan KONI dan KOI. Satukan kembali program pemerintah. Saya 100 persen setuju untuk menyatukan itu. Kita akui kurang harmonisasi antara KOI dan KONI, tahun depan kita mereformasi KONI dan KOI. Saya harap ketua kedua lembaga tersebut tidak saling menyalahkan," tegasnya.

Selain itu Kemenpora akan meminta kementerian yang lain untuk mempercepat atau mempermudah dalam melakukan proses pencairan baik masalah keuangan atau lainnya, salah satunya adalah pendanaan langsung cabor di bawah BUMN. "Kami akan minta klausul khusus untuk Kementerian Keuangan terhadap kasus di SEA Games mengenai keterlambatan proses keuangan tidak terjadi lagi, karena itu sangat berpengaruh terhadap peralatan atlet yang akan bertanding dan mengalami keterlambatan," ujar Roy.

Hal terakhir, ke depan Kemenpora akan melakukan restrukturisasi di Kemenpora, satlak PRIMA dan program di Kemenpora.

"Kita tidak boleh tarlalu lama jatuh dan harus segera bangkit. Kita akan mengembalikan cabang olympic di sea games berikutnya di Singapura dan Malaysia. Sekali lagi saya tidak ingin ada yang saling menyalahkan atas kegagalan ini. Mari kita semua bersatu untuk kepentingan masa depan olahraga Indonesia," tutupnya.
(wbs)
Berita Terkait
Bamsoet: Papua Siap...
Bamsoet: Papua Siap Sambut Atlet-atlet Nasional Berlaga di PON XX
Atlet Nasional Cabor...
Atlet Nasional Cabor Rugby Gelar Latihan di Pantai Syiah Kuala
Yunita Sari, Atlet Nasional...
Yunita Sari, Atlet Nasional Futsal Menjalani Ramadan Berkualitas
PORDI Sulsel Bakal Boyong...
PORDI Sulsel Bakal Boyong Atlet ke Turnamen Nasional
Meraih Mimpi, Mantan...
Meraih Mimpi, Mantan Atlet Nasional Futsal Menjadi Sarjana
BIN Launching Porbin,...
BIN Launching Porbin, Wadah Pembinaan Atlet Prestasi Nasional
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
5 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
8 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
8 jam yang lalu
Dukung Skuad Garuda...
Dukung Skuad Garuda di POLYTRON Indonesia Open 2026, Ini Link Streaming VISION+
8 jam yang lalu
Deretan Laga Tim Nasional...
Deretan Laga Tim Nasional Dunia dalam Ajang Sportacular International Match, Live Streaming di VISION+
8 jam yang lalu
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved