Datangi markas IBF, Groves tuntut duel ulang
Selasa, 21 Januari 2014 - 20:24 WIB
Datangi markas IBF, Groves tuntut duel ulang
A
A
A
Sindonews.com - George Groves rela melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk mengajukan banding ke Federasi Tinju Internasional (IBF). Petinju kelas menengah super asal Inggris itu menuntut mendapatkan duel ulang wajib dengan sang juara, Carl Froch.
Groves sempat mengkanvaskan Froch di ronde pertama dan terus memberikan kesulitan buat Froch dalam pertemuan mereka November lalu. Namun, di ronde kesembilan, ketika Froch berada di atas angin, secara mengejutkan wasit menghentikan pertarungan sedikit lebih dini, dan hal tersebut menuai banyak kritikan dari publik tinju, terutama di Inggris.
Promotor kedua petinju, Eddie Hearn, juga memaksa untuk menggelar duel ulang langsung. Akan tetapi, Froch tidak berminat, dia merasa tidak ada lagi yang perlu dibuktikan dengan Groves.
"Saya berada di New Jersey pekan lalu, untuk melakukan banding ke IBF. Saya akan mengetahui hasilnya dalam minggu ini. Itu berada di depan panel wasit dll. Saya diam-diam percaya diri. Kami menyajikan kasus yang sangat bagus. Alasan kami adalah keputusan bias dari wasit dan penghentian laga yang tidak memuaskan," jelas Groves terkait misinya menghadapi IBF, seperti dikutip Sky Sports.
"Seluruh dasar dari sidang bagi mereka adalah untuk memaksa pertandingan ulang, tidak memberikan Carl Froch pilihan lain. Pada akhirnya, jika mereka menetapkan saya sebagai lawan wajib, dia akan memiliki pilihan untuk melawan saya atau melowongkan atau melucuti sabuk juaranya."
"Bahkan jika itu bertentangan dengan saya, permintaan publik untuk itu ada dan itu apa yang ingin mereka lihat. IBF mungkin bisa bertentangan dengan saya, karena mereka menunjuk wasit IBF. Jika tidak mendukung saya, saya masih merasa saya akan mendapatkan pertandingan ulang saya. Tidak ada pertarungan lain di luar sana untuk Froch, kecuali dia ingin pensiun, dia harus bertarung dengan saya," pungkas petinju berjuluk Saint George.
Groves sempat mengkanvaskan Froch di ronde pertama dan terus memberikan kesulitan buat Froch dalam pertemuan mereka November lalu. Namun, di ronde kesembilan, ketika Froch berada di atas angin, secara mengejutkan wasit menghentikan pertarungan sedikit lebih dini, dan hal tersebut menuai banyak kritikan dari publik tinju, terutama di Inggris.
Promotor kedua petinju, Eddie Hearn, juga memaksa untuk menggelar duel ulang langsung. Akan tetapi, Froch tidak berminat, dia merasa tidak ada lagi yang perlu dibuktikan dengan Groves.
"Saya berada di New Jersey pekan lalu, untuk melakukan banding ke IBF. Saya akan mengetahui hasilnya dalam minggu ini. Itu berada di depan panel wasit dll. Saya diam-diam percaya diri. Kami menyajikan kasus yang sangat bagus. Alasan kami adalah keputusan bias dari wasit dan penghentian laga yang tidak memuaskan," jelas Groves terkait misinya menghadapi IBF, seperti dikutip Sky Sports.
"Seluruh dasar dari sidang bagi mereka adalah untuk memaksa pertandingan ulang, tidak memberikan Carl Froch pilihan lain. Pada akhirnya, jika mereka menetapkan saya sebagai lawan wajib, dia akan memiliki pilihan untuk melawan saya atau melowongkan atau melucuti sabuk juaranya."
"Bahkan jika itu bertentangan dengan saya, permintaan publik untuk itu ada dan itu apa yang ingin mereka lihat. IBF mungkin bisa bertentangan dengan saya, karena mereka menunjuk wasit IBF. Jika tidak mendukung saya, saya masih merasa saya akan mendapatkan pertandingan ulang saya. Tidak ada pertarungan lain di luar sana untuk Froch, kecuali dia ingin pensiun, dia harus bertarung dengan saya," pungkas petinju berjuluk Saint George.
(nug)