Bimasakti putus rekor dominasi Garuda Bandung

Minggu, 09 Februari 2014 - 16:55 WIB
Bimasakti putus rekor...
Bimasakti putus rekor dominasi Garuda Bandung
A A A
Sindonews.com - Tidak berlebihan jika Speedy NBL Indonesia 2013-2014 diklaim sebagai musim terseru. Kejutan bisa setiap saat terjadi. Seperti yang ditunjukkan Bimasakti Nikko Steel Malang saat melakoni game pertama mereka di Seri III Solo, Minggu (9/2). Secara mengejutkan, tim polesan Oei Akiat ini sanggup memecundangi tim papan atas Garuda Kukar Bandung, 69-66, di Sritex Arena.

Kemenangan itu sangat bersejarah bagi Bimasakti. Mereka akhirnya berhasil memutus rekor dominasi Garuda. Ini adalah kemenangan pertama Bimasakti atas Garuda sejak era NBL Indonesia mulai digulirkan pada 2010. Pada 14 pertemuan sebelumnya, Bimasakti selalu kalah.

”Musim (NBL Indonesia) ini memang sangat berbeda. Susah diprediksi siapa yang bakal menang. Apakah itu game tim papan atas lawan papan bawah sekalipun. Tinggal tergantung pada kesiapan mental pemain di lapangan. Saya berterimakasih kepada teman-teman yang berjuang luar biasa untuk mendapatkan kemenangan,” papar head coach Bimasakti, Oei Akiat.

Bintang muda Bimasakti, Restu Dwi Purnomo, tampil menawan dalam laga ini. Small forward asal Tulungagung (Jawa Timur) ini memimpin rekan-rekannya dengan donasi 18 poin. Tiga pemain lain ikut memberi kontribusi atas kemenangan ini dengan mencetak double digit points . Masing-masing adalah Yanuar Dwi Priasmoro (14 poin), Made Indra Novrihadi (12 poin), serta Bima Riski Ardiansyah (11 poin).

Dengan tambahan 10 rebound, Bima sukses membukukan double-double ke-27 sepanjang karirnya di NBL Indonesia. Bima makin kokoh bertengger di urutan teratas pengoleksi double-double . Pesaing terdekatnya adalah Galank Gunawan (Garuda), yang total 25 kali membukukan double-double , termasuk yang dia cetak dalam laga ini, menyusul kombinasi 10 poin dan 15 rebound.

Pada laga ini, Garuda belum bisa tampil full team , menyusul absennya kapten tim Wendha Wijaya (pemulihan cedera telapak tangan), serta Fadlan Minallah (cedera otot tendon).

”Tanpa mereka (Wendha dan Fadlan), kekuatan kami jelas tereduksi. Namun, bukan itu yang jadi penyebab kekalahan kami. Melainkan, mentalitas anak-anak yang tak siap menghadapi game pertama, serta buruknya persentase field goals,” jelas AF Rinaldo, head coach Garuda.
(dka)
Berita Terkait
Berikut Ini Cara Daftar...
Berikut Ini Cara Daftar Online Belajar Basket dari Para Pemain NBA
RANS PIK Basketball,...
RANS PIK Basketball, Debutan yang Siap Gemparkan IBL
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Indonesian Basketball...
Indonesian Basketball League 2022 Resmi Dibuka oleh Menpora
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Berita Terkini
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
1 jam yang lalu
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
2 jam yang lalu
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
5 jam yang lalu
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
6 jam yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
7 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved