UEFA selidiki 76 klub terkait aturan finansial
Sabtu, 01 Maret 2014 - 03:59 WIB
UEFA selidiki 76 klub terkait aturan finansial
A
A
A
Sindonews.com - UEFA mengumumkan telah menyelidiki 76 klub di seluruh kompetisi Eropa musim ini terkait kemungkinan melanggar aturan financial fair play. Dari semua klub tersebut yang berarti mewakili sepertiga dari jumlah tim di Eropa kabarnya melanggar aturan keuangan pada 2012 silan dan kini diminta kembali memberikan laoran keuangan selama 2013.
Laporan tersebut rencannya bakal diguanakan UEFA untuk menentukan klub mana saja yang melanggar aturan keuangan klub. Rencanya untuk berikan efek jera UEFA akan melayangkan sanksi awal pada April nanti, nemun untuk kasus yang lebih serius akan diputuskan Juni, mendatang. "Ada 76 klub yang kami curigai, namun kami perlu melihat angka akhir," terang Sekretaris Badan tertinggi Eropa, Gianni Infantino seperti dilansir Soccerway, Sabtu (1/3).
UEFA sebelumnya mengatakan bakal memberikan hukuman yang sepadan bagi mereka yang melanggar. Masalah yang terjadi biasanya seputar hutang yang telah jatuh tempo seperti pajak dan upah pemain. "Pada dasarnya Financial Fair Play bertujuan membantu klub untuk hidup sesuai pendapatan mereka dengan cara yang berkelanjutan," lanjutnya
"UEFA tak ingin mengasingkan atau mengisolasi klub. Financia Fair Play bertujuan membantu klub, tetapi pada sisi lain UEFA tak takut untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi sepak bola," tutupnya.
Laporan tersebut rencannya bakal diguanakan UEFA untuk menentukan klub mana saja yang melanggar aturan keuangan klub. Rencanya untuk berikan efek jera UEFA akan melayangkan sanksi awal pada April nanti, nemun untuk kasus yang lebih serius akan diputuskan Juni, mendatang. "Ada 76 klub yang kami curigai, namun kami perlu melihat angka akhir," terang Sekretaris Badan tertinggi Eropa, Gianni Infantino seperti dilansir Soccerway, Sabtu (1/3).
UEFA sebelumnya mengatakan bakal memberikan hukuman yang sepadan bagi mereka yang melanggar. Masalah yang terjadi biasanya seputar hutang yang telah jatuh tempo seperti pajak dan upah pemain. "Pada dasarnya Financial Fair Play bertujuan membantu klub untuk hidup sesuai pendapatan mereka dengan cara yang berkelanjutan," lanjutnya
"UEFA tak ingin mengasingkan atau mengisolasi klub. Financia Fair Play bertujuan membantu klub, tetapi pada sisi lain UEFA tak takut untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi sepak bola," tutupnya.
(akr)