Martinus dan Zamzam dipanggil Indra Safri
Rabu, 05 Maret 2014 - 15:27 WIB
Martinus dan Zamzam dipanggil Indra Safri
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri memanggil dua pemain untuk dites. Mereka adalah Martinus Novianto Ardi yang bermain bersama Pra Pon DIY, dan pemain magang di PSS Sleman, Zamzam.
"Pemain kita panggil untuk ikut tes, bukan dipanggil timnas," kata Indra Safri di Yogyakarta, Rabu (5/3).
Pemanggilan itu untuk dites, yang meliputi tes fisik, psikotes, dan skill. Tes tersebut dilakukan di Sidoarjo, Jawa Timur. Rencananya tes tersebut akan dilakukan pada Kamis (6/3) besok. "Ada tes fisik dan skill, Pak Nursaelan pelatih fisik yang mengetes," jelasnya.
Meski ada dua nama, namun Indra engan membeberkan nama-nama lain yang bakal dipanggil. "Siang nanti disampaikan BTN (Badan Tim Nasional)," elaknya.
Indra menyampaikan, semua pemain yang dipanggil harus memenuhi standar yang diterapkan. "Pemain nasional harus dites, misal ada 20 orang menyebut dia pantas, tetapi kalau tes tidak masuk ya dicoret, tidak masuk," jelasnya.
Dia menambahkan, jika nanti pemain-pemain tersebut lolos tes, dia harus mengikuti latihan sesuai arahannya. "Lihat perkembangan, kalau bagus sesuai kriteria ya terus, kalau tidak ya kembali ke klubnya," pungkasnya.
"Pemain kita panggil untuk ikut tes, bukan dipanggil timnas," kata Indra Safri di Yogyakarta, Rabu (5/3).
Pemanggilan itu untuk dites, yang meliputi tes fisik, psikotes, dan skill. Tes tersebut dilakukan di Sidoarjo, Jawa Timur. Rencananya tes tersebut akan dilakukan pada Kamis (6/3) besok. "Ada tes fisik dan skill, Pak Nursaelan pelatih fisik yang mengetes," jelasnya.
Meski ada dua nama, namun Indra engan membeberkan nama-nama lain yang bakal dipanggil. "Siang nanti disampaikan BTN (Badan Tim Nasional)," elaknya.
Indra menyampaikan, semua pemain yang dipanggil harus memenuhi standar yang diterapkan. "Pemain nasional harus dites, misal ada 20 orang menyebut dia pantas, tetapi kalau tes tidak masuk ya dicoret, tidak masuk," jelasnya.
Dia menambahkan, jika nanti pemain-pemain tersebut lolos tes, dia harus mengikuti latihan sesuai arahannya. "Lihat perkembangan, kalau bagus sesuai kriteria ya terus, kalau tidak ya kembali ke klubnya," pungkasnya.
(nug)