Pellegrini tak rela disanksi UEFA
Jum'at, 07 Maret 2014 - 21:46 WIB
Pellegrini tak rela disanksi UEFA
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini nampaknya masih belum legowo atas sanksi tiga laga dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Menurutnya ia tak layak mendapat sanksi tersebut.
Sebelumnya Pellegrini terkena sanksi berupa larangan berada di bangku pelatih selama tiga pertandingan Eropa. Sanksi tersebut diberikan lantaran kritik pedasnya terhadap wasit Jonas Eriksson saat Barca membungkam City dengan skor 0-2 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Usai laga tersebut, pelatih asal Chili itu mengkritik keputusan Eriksson yang memberikan hadiah penalti kepada Barca saat Martin Demichelis melanggar Lionel Messi. Menurutnya pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti.
Kini Pellegrini mengaku bersalah atas kritik tersebut. Namun ia tetap menyesalkan atas keputusan Eriksson yang dinilai merugikan The Citizens.
“Saya berpikir saya tak pantas mendapatkan sanksi dua atau tiga larangan pertandingan. Saya berkata dua hari setelah jumpa pers bahwa perkataan saya itu salah,” ungkap Pellegrini seperti dikutip Sport Mole, Jumat (7/3).
“Tapi, saya tetap katakana bahwa itu bukan penalti. Keputusan itu mempengari hasil pertandingan dan itu adalah hari yang buruk,” pungkasnya.
Sebelumnya Pellegrini terkena sanksi berupa larangan berada di bangku pelatih selama tiga pertandingan Eropa. Sanksi tersebut diberikan lantaran kritik pedasnya terhadap wasit Jonas Eriksson saat Barca membungkam City dengan skor 0-2 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Usai laga tersebut, pelatih asal Chili itu mengkritik keputusan Eriksson yang memberikan hadiah penalti kepada Barca saat Martin Demichelis melanggar Lionel Messi. Menurutnya pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti.
Kini Pellegrini mengaku bersalah atas kritik tersebut. Namun ia tetap menyesalkan atas keputusan Eriksson yang dinilai merugikan The Citizens.
“Saya berpikir saya tak pantas mendapatkan sanksi dua atau tiga larangan pertandingan. Saya berkata dua hari setelah jumpa pers bahwa perkataan saya itu salah,” ungkap Pellegrini seperti dikutip Sport Mole, Jumat (7/3).
“Tapi, saya tetap katakana bahwa itu bukan penalti. Keputusan itu mempengari hasil pertandingan dan itu adalah hari yang buruk,” pungkasnya.
(wbs)