Gagal eksekusi penalti pengaruhi penampilan Ozil
Senin, 10 Maret 2014 - 15:00 WIB
Gagal eksekusi penalti pengaruhi penampilan Ozil
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengklaim penyebab menurunnya kontribusi Mesut Ozil belakangan lantaran gagal mengeksekusi penalti ketika menghadapi Bayern Muenchen di ajang Liga Champions pada awal bulan Februari. Seperti diketahui selain gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo, Arsenal juga harus menuai kekalahan 2-0 atas Bayern di leg pertama babak 16 besar di Stadion Emirates.
Sementara itu Wenger mengklaim pemain yang didatangkan dari Real Madrid dengan mahar mencapai 42,5 juta pounds telah kembali fokus untuk menjalani leg kedua nanti di Allianz Arena. "Saya pikir kegagalan menendang penalti saat melawan Bayern telah mempengaruhi mental bermainnya terlalu jauh. Ini bukan hanya psikologis tapi juga mental," terang Wenger seperti dilansir Sky Sports, Senin (10/3).
"Ia merasa telah membiarkan timnya terperosok dalam laga krusial, sehingga mempengaruhi kontribusinya kepada tim. Terkadang luka secara psikologis dapat mempengaruhi melebihi cedera fisik. Anda dapat saja berbicara tidak terpengaruh, namun semuanya membutuhkan waktu. Tapi saya pikir ia lebih dari ini dan dapat segara bangkit," sambungnya.
Perlahan pemain asal Jerman itu mulai bangkit setelah mencetak gol pertamanya sejak awal Desember lalu di perempat final Piala FA usai melumat Everton 4-0. Wenger sendiri berharap gol tersebut dapat menjadi momentum kebangkitan mantan pemain Madrid itu. "Saya ingin dia segera menemukan keseimbangan antara pemberi umpan dan mencetak gol. Ia mempunyai kecepatan dan teknik sehingga tidak ada alasan baginya tak mencetak gol," tandasnya.
Sementara itu Wenger mengklaim pemain yang didatangkan dari Real Madrid dengan mahar mencapai 42,5 juta pounds telah kembali fokus untuk menjalani leg kedua nanti di Allianz Arena. "Saya pikir kegagalan menendang penalti saat melawan Bayern telah mempengaruhi mental bermainnya terlalu jauh. Ini bukan hanya psikologis tapi juga mental," terang Wenger seperti dilansir Sky Sports, Senin (10/3).
"Ia merasa telah membiarkan timnya terperosok dalam laga krusial, sehingga mempengaruhi kontribusinya kepada tim. Terkadang luka secara psikologis dapat mempengaruhi melebihi cedera fisik. Anda dapat saja berbicara tidak terpengaruh, namun semuanya membutuhkan waktu. Tapi saya pikir ia lebih dari ini dan dapat segara bangkit," sambungnya.
Perlahan pemain asal Jerman itu mulai bangkit setelah mencetak gol pertamanya sejak awal Desember lalu di perempat final Piala FA usai melumat Everton 4-0. Wenger sendiri berharap gol tersebut dapat menjadi momentum kebangkitan mantan pemain Madrid itu. "Saya ingin dia segera menemukan keseimbangan antara pemberi umpan dan mencetak gol. Ia mempunyai kecepatan dan teknik sehingga tidak ada alasan baginya tak mencetak gol," tandasnya.
(akr)