Tur ke kandang Beruang, PSM utak-atik penyerang
Selasa, 11 Maret 2014 - 00:20 WIB
Tur ke kandang Beruang, PSM utak-atik penyerang
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih PSM Makassar Rudy William Ketjes belum menentukan siapa yang bakal menjadi ujung tombak saat menantang Persiba Balikpapan, Sabtu, (15/3) mendatang. Dia punya dua opsi pemain yang siap untuk menjadi target man di laga tersebut, yakni Michael William Baird, bomber asal Australia dan M Rahmat, striker lokal.
Belakangan ini, Rudy kerap memasang Michael sebagai winger kiri untuk mendobrak pertahanan lawan. Padahal, sebelumnya saat kepemimpinan Jorg Peter Steinebrunner, mantan bomber Sabah FA tersebut, selalu dipasang sebagai striker target man. Di posisi sayap kiri, Michael mampu membantu serangan dengan baik, apalagi pemain satu ini juga dikenal cukup mobile untuk turun membantu pertahanan lawan.
Sementara itu, untuk memaksimalkan M Rahmat, pelatih blasteran Belanda-Indonesia tersebut, juga bisa mengandalkan kecepatan mantan pemain tim nasional Indonesia ini dengan memainkannya di posisi sayap kiri. Pasalnya, memang Rahmat juga pernah bermain di posisi tersebut saat Pasukan Ramang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL).
Rahmat selalu dijadikan "pelayan" buat striker target man PSM sebut saja Ilija Spasojevic, yang pernah memperkuat Pasukan Ramang. Setelah itu, dirinya kembali menjadi winger saat Andi Oddang dijadikan sebagai target man untuk membongkar pertahanan lawan.
Saat laga uji coba melawan Barca FC dengan skor akhir 5-1, M Rahmat hanya menyumbangkan satu gol, itupun di posisinya sebagai target man, belum bisa berbuat banyak. Sementara Michael, yang diplot sebagai winger kiri, mampu membuktikan diri dengan menyumbangkan dua gol. Dua gol selebihnya diceploskan oleh Abdul Abanda Rahman yang masuk menggantikan Qifly Tamara yang dipasang sebagai winger kanan.
Rudy William Keltjes, pelatih PSM mengatakan, dirinya masih belum menentukan siapa yang bakal diplot sebagai ujung tombak di markas Beruang Madu --sebutan Persiba Balikpapan. "Saya belum tentukan ujung tombak, tapi sudah ada dua pemain yang siap diturunkan," kata dia saat dikonfirmasi soal persiapan timnya.
Dirinya mengatakan, hanya membawa 18 pemain saja yang siap, untuk melakoni tur Kaltim tersebut. "Pemain yang masih dalam perawatan dan masih cedera tidak dibawa ke sana," pungkas mantan pelatih Persebaya dan PSM Medan ini.
Belakangan ini, Rudy kerap memasang Michael sebagai winger kiri untuk mendobrak pertahanan lawan. Padahal, sebelumnya saat kepemimpinan Jorg Peter Steinebrunner, mantan bomber Sabah FA tersebut, selalu dipasang sebagai striker target man. Di posisi sayap kiri, Michael mampu membantu serangan dengan baik, apalagi pemain satu ini juga dikenal cukup mobile untuk turun membantu pertahanan lawan.
Sementara itu, untuk memaksimalkan M Rahmat, pelatih blasteran Belanda-Indonesia tersebut, juga bisa mengandalkan kecepatan mantan pemain tim nasional Indonesia ini dengan memainkannya di posisi sayap kiri. Pasalnya, memang Rahmat juga pernah bermain di posisi tersebut saat Pasukan Ramang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL).
Rahmat selalu dijadikan "pelayan" buat striker target man PSM sebut saja Ilija Spasojevic, yang pernah memperkuat Pasukan Ramang. Setelah itu, dirinya kembali menjadi winger saat Andi Oddang dijadikan sebagai target man untuk membongkar pertahanan lawan.
Saat laga uji coba melawan Barca FC dengan skor akhir 5-1, M Rahmat hanya menyumbangkan satu gol, itupun di posisinya sebagai target man, belum bisa berbuat banyak. Sementara Michael, yang diplot sebagai winger kiri, mampu membuktikan diri dengan menyumbangkan dua gol. Dua gol selebihnya diceploskan oleh Abdul Abanda Rahman yang masuk menggantikan Qifly Tamara yang dipasang sebagai winger kanan.
Rudy William Keltjes, pelatih PSM mengatakan, dirinya masih belum menentukan siapa yang bakal diplot sebagai ujung tombak di markas Beruang Madu --sebutan Persiba Balikpapan. "Saya belum tentukan ujung tombak, tapi sudah ada dua pemain yang siap diturunkan," kata dia saat dikonfirmasi soal persiapan timnya.
Dirinya mengatakan, hanya membawa 18 pemain saja yang siap, untuk melakoni tur Kaltim tersebut. "Pemain yang masih dalam perawatan dan masih cedera tidak dibawa ke sana," pungkas mantan pelatih Persebaya dan PSM Medan ini.
(aww)