DIY bidik banyak emas di PON XIX
Rabu, 12 Maret 2014 - 18:45 WIB
DIY bidik banyak emas di PON XIX
A
A
A
Sindonews.com - Cabang olahraga panahan DI Yogyakarta bertekad menambah raihan medali emas pada ajang PON XIX/2016 di Jawa Barat. Sebanyak sebelas atlet pun saat ini sudah persiapan dengan mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda).
Manajer Panahan DIY, Wiji Hartono, mengungkapkan, sudah sejak Januari hingga September nanti, sebelas atlet panahan mengikuti Pelatda dalam persiapannya untuk mengikuti ajang empat tahun nanti. ''Kita juga punya dua atlet yang dipanggil pelatnas (pemusatan latihan nasional) untuk disiapkan ke Asian Games,” katanya, Rabu (12/3).
Kedua atlet yang dipanggil ke pelatnas tersebut adalah Titik Kusuma Wardani dan Hendra. Setelah mengikuti ajang Asian Games, mereka nantinya juga akan bergabung bersama di pelatda untuk mewakili DIY di ajang PON.
Dijelaskannnya, jumlah atlet yang dikirimkan ke Pon sendiri masih belum pasti. Nantinya, ditentukan terlebih dahulu melalui Pra-PON di 2015 mendatang. “Berdasarkan jumlah tiket yang diperoleh saat ajang Pra-PON nanti. Jadi masih belum ditentukan,” tuturnya.
Dia berharap, bisa mendapat tiket sebanyak-banyaknya agar perolehan medali juga semakin besar peluangnya. ''Kalau PON di Riau (2012) kemarin, kita dapat sebelas tiket. Besok semoga saja semakin banyak perolehan tiket kita,” ucapnya.
Apalagi berdasar kabar yang didengarnya dari pusat untuk cabang panahan ini medali yang diperebutkan akan lebih banyak dibanding sebelumnya. Jika medali emas hanya 12, di Jawa barat nanti sebanyak 16. ''Itu masih wacana saja, katanya akan ditambah,” paparnya.
Saat PON di Riau sebelumnya, atletnya bisa meraih dua medali emas dan dua perak. Jika medali emas yang diperebutkan tetap 12, maka targetnya bisa meraih tiga. ''Asumsi kita, jika medali emas tetap 12 yang diperebutkan, target bisa bawa pulang tiga. Tapi kalau nanti bertambah, maka target kita juga berbeda. Pastinya akan lebih banyak,” ucapnya.
Manajer Panahan DIY, Wiji Hartono, mengungkapkan, sudah sejak Januari hingga September nanti, sebelas atlet panahan mengikuti Pelatda dalam persiapannya untuk mengikuti ajang empat tahun nanti. ''Kita juga punya dua atlet yang dipanggil pelatnas (pemusatan latihan nasional) untuk disiapkan ke Asian Games,” katanya, Rabu (12/3).
Kedua atlet yang dipanggil ke pelatnas tersebut adalah Titik Kusuma Wardani dan Hendra. Setelah mengikuti ajang Asian Games, mereka nantinya juga akan bergabung bersama di pelatda untuk mewakili DIY di ajang PON.
Dijelaskannnya, jumlah atlet yang dikirimkan ke Pon sendiri masih belum pasti. Nantinya, ditentukan terlebih dahulu melalui Pra-PON di 2015 mendatang. “Berdasarkan jumlah tiket yang diperoleh saat ajang Pra-PON nanti. Jadi masih belum ditentukan,” tuturnya.
Dia berharap, bisa mendapat tiket sebanyak-banyaknya agar perolehan medali juga semakin besar peluangnya. ''Kalau PON di Riau (2012) kemarin, kita dapat sebelas tiket. Besok semoga saja semakin banyak perolehan tiket kita,” ucapnya.
Apalagi berdasar kabar yang didengarnya dari pusat untuk cabang panahan ini medali yang diperebutkan akan lebih banyak dibanding sebelumnya. Jika medali emas hanya 12, di Jawa barat nanti sebanyak 16. ''Itu masih wacana saja, katanya akan ditambah,” paparnya.
Saat PON di Riau sebelumnya, atletnya bisa meraih dua medali emas dan dua perak. Jika medali emas yang diperebutkan tetap 12, maka targetnya bisa meraih tiga. ''Asumsi kita, jika medali emas tetap 12 yang diperebutkan, target bisa bawa pulang tiga. Tapi kalau nanti bertambah, maka target kita juga berbeda. Pastinya akan lebih banyak,” ucapnya.
(aww)