Boman berpeluang starter lawan Beruang Madu
Kamis, 13 Maret 2014 - 06:16 WIB
Boman berpeluang starter lawan Beruang Madu
A
A
A
Sindonews.com - Stopper anyar PSM Makassar memiliki kesempatan besar turun sebagai starter saat menantang Persiba Balikpapan, Sabtu, (15/3) mendatang. Duet antara Boman dan Rachmat Latif bakal diprediksi mengisi posisi stopper di jantung pertahanan meski tim kepelatihan juga membawa dua stopper lainnya yakni Dhayusman Triasdi dan Agung Prasetyo.
Namun dalam sesi latih tanding terakhir sebelum tim berangkat, Boman-Rachmat terlihat diduetkan.
Jika memang mantan pemain tim nasional under 23 Pantai Gading tersebut diturunkan, laga ketujuh Pasukan Ramang ini menjadi debut perdananya bersama Ponaryo Astaman dkk.
Pasalnya bulan lalu dirinya masih berstatus sebagai pemain seleksi bersama Franck Bezi pemain stopper lainnya asal Mali. Abdi Tunggal, penasehat teknik PSM mengatakan, stopper asal Pantai Gading tersebut memang terlihat meningkat, dia bisa mengarahkan rekannya di lini bertahan. "Permainannya bagus, kita berharap bisa menjadi benteng yang kuat di lini belakang," kata dia.
Soal apakah Boman akan turun sebagai starter atau tidak, Abdi belum mau berspekulai, dirinya mengatakan, tim kepelatihan pasti bakal melihat seluruh kemampuan pemain yang ada. "Kita lihat kondisi terakhir pemain sebelum melakukan pertandingan," paparnya.
Memang kehadiran Boman ini diharap bisa mengatasi kerapuhan benteng pertahanan Pasukan Ramang di kandang Beruang Madu --sebutan Persiba Balikpapan. Sejauh ini, beberapa pemain sudah dicoba namun belum bisa bermain maksimal. Di laga terakhir saat menantang Persela Lamongan, tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini harus rela dibantai 3-1 di Stadion Surajaya.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie mengatakan, setelah Boman menandatangani kontrak bersama manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri yang mengelola PSM, pihaknya langsung mendaftarkannya ke PT. Liga Indonesia. "Dia sudah didaftarkan ke penyelenggara," pungkasnya.
Namun dalam sesi latih tanding terakhir sebelum tim berangkat, Boman-Rachmat terlihat diduetkan.
Jika memang mantan pemain tim nasional under 23 Pantai Gading tersebut diturunkan, laga ketujuh Pasukan Ramang ini menjadi debut perdananya bersama Ponaryo Astaman dkk.
Pasalnya bulan lalu dirinya masih berstatus sebagai pemain seleksi bersama Franck Bezi pemain stopper lainnya asal Mali. Abdi Tunggal, penasehat teknik PSM mengatakan, stopper asal Pantai Gading tersebut memang terlihat meningkat, dia bisa mengarahkan rekannya di lini bertahan. "Permainannya bagus, kita berharap bisa menjadi benteng yang kuat di lini belakang," kata dia.
Soal apakah Boman akan turun sebagai starter atau tidak, Abdi belum mau berspekulai, dirinya mengatakan, tim kepelatihan pasti bakal melihat seluruh kemampuan pemain yang ada. "Kita lihat kondisi terakhir pemain sebelum melakukan pertandingan," paparnya.
Memang kehadiran Boman ini diharap bisa mengatasi kerapuhan benteng pertahanan Pasukan Ramang di kandang Beruang Madu --sebutan Persiba Balikpapan. Sejauh ini, beberapa pemain sudah dicoba namun belum bisa bermain maksimal. Di laga terakhir saat menantang Persela Lamongan, tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini harus rela dibantai 3-1 di Stadion Surajaya.
Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie mengatakan, setelah Boman menandatangani kontrak bersama manajemen PT. Pagolona Sulawesi Mandiri yang mengelola PSM, pihaknya langsung mendaftarkannya ke PT. Liga Indonesia. "Dia sudah didaftarkan ke penyelenggara," pungkasnya.
(aww)