Momentum bangkit duo Kalimantan
Sabtu, 15 Maret 2014 - 15:59 WIB
Momentum bangkit duo Kalimantan
A
A
A
Sindonews.com - Laga Persiba Balikpapan kontra PSM Makassar dan Barito Putra menjamu Pelita Bandung Raya (PBR), besok, akan jadi momentum kebangkitan dua klub asal Kalimantan tersebut. Baik Persiba dan Barito, sama-sama menargetkan angka penuh saat menjamu lawan-lawannya tersebut.
Tidak pernah sekalipun meraih kemenangan dari lima laga yang dimainkan Persiba, membuat tim berjuluk Beruang Madu tersebut terpuruk diperingkat ke- 10 klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur . Menjamu PSM di Stadion Persiba, sore nanti, jadi jadikan momentum kebangkitan Persiba.
"Kami pemain sangat rindu kemenangan. Kami belum pernah meraih kemenangan daningin mewujudkannya. Kalau pertandingan-pertandingan sebelumnya kami gagal menang, lawan PSM semua ingin memang. Karena kami tahu pendukung kita juga merindukan kemenangan," ungkap kapten Persiba, Wawan Hendrawan.
Walau masih menjalani kompetisi diawal-awal musim, Persiba sudah mulai merasakan ancaman degradasi. Hanya meraup tiga angka dari tiga kali imbang dan dua kali kalah, tim Beruang Madu hanya ada satu strip di atas Persiba Bantul yang terpuruk di dasar klasemen sementara ISL Wilayah Timur dengan koleksi dua angka.
"Para pemain Persiba kini juga saling introspeksi untuk juga saling percaya. Bukan hanya di lapangan, di luar lapangan juga. Rasa saling percaya itu akan meningkatkan kemampuan pemain untuk meraih kemenangan. Kami sadar hanya kemenangan yang akan membuat Persiba jauh dari posisi degradasi," jelas Wawan.
Setali tiga uang dengan Persiba, Berito yang menjadmu PBR di Stadin Demang Lehman, Martapura, nanti malam, juga memiliki misi yang sama di laga kandangnya tersebut. Kemenangan untuk mendongkrak posisi Laskar Antasari, julukan Barito, dari papan bawah klasemen sementara ISL Wilayah Barat, juga akan dikejar tim besutan Salahudin tersebut.
Nasib Barito malah lebih buruk dari Persiba. Dari enam laga yang telah dilewati, dua laga berakhir dengan hasil imbang dan sisanya dilewati dengan empat kali kekalahan. Catatan itu pun, membuat Barito terpuruk di dasar klasemen sementara ISL Wilayah Barat dengan koleksi dua angka. Hasil ini tentu menyedihkan, jika melihat performa Barito di musim lalu.
"Saat ini memang jadi masa-masa yang sulit bagi kami. Belum pernah menang dari enam laga dan terpuruk di klasemen bawah untuk sementara, membuat kami harus lebih bekerja keras lagi. Saya yakin, kami akan keluar dari posisi sulit tersebut," papar Salahudi, yang juga mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia tersebut.
Tidak pernah sekalipun meraih kemenangan dari lima laga yang dimainkan Persiba, membuat tim berjuluk Beruang Madu tersebut terpuruk diperingkat ke- 10 klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur . Menjamu PSM di Stadion Persiba, sore nanti, jadi jadikan momentum kebangkitan Persiba.
"Kami pemain sangat rindu kemenangan. Kami belum pernah meraih kemenangan daningin mewujudkannya. Kalau pertandingan-pertandingan sebelumnya kami gagal menang, lawan PSM semua ingin memang. Karena kami tahu pendukung kita juga merindukan kemenangan," ungkap kapten Persiba, Wawan Hendrawan.
Walau masih menjalani kompetisi diawal-awal musim, Persiba sudah mulai merasakan ancaman degradasi. Hanya meraup tiga angka dari tiga kali imbang dan dua kali kalah, tim Beruang Madu hanya ada satu strip di atas Persiba Bantul yang terpuruk di dasar klasemen sementara ISL Wilayah Timur dengan koleksi dua angka.
"Para pemain Persiba kini juga saling introspeksi untuk juga saling percaya. Bukan hanya di lapangan, di luar lapangan juga. Rasa saling percaya itu akan meningkatkan kemampuan pemain untuk meraih kemenangan. Kami sadar hanya kemenangan yang akan membuat Persiba jauh dari posisi degradasi," jelas Wawan.
Setali tiga uang dengan Persiba, Berito yang menjadmu PBR di Stadin Demang Lehman, Martapura, nanti malam, juga memiliki misi yang sama di laga kandangnya tersebut. Kemenangan untuk mendongkrak posisi Laskar Antasari, julukan Barito, dari papan bawah klasemen sementara ISL Wilayah Barat, juga akan dikejar tim besutan Salahudin tersebut.
Nasib Barito malah lebih buruk dari Persiba. Dari enam laga yang telah dilewati, dua laga berakhir dengan hasil imbang dan sisanya dilewati dengan empat kali kekalahan. Catatan itu pun, membuat Barito terpuruk di dasar klasemen sementara ISL Wilayah Barat dengan koleksi dua angka. Hasil ini tentu menyedihkan, jika melihat performa Barito di musim lalu.
"Saat ini memang jadi masa-masa yang sulit bagi kami. Belum pernah menang dari enam laga dan terpuruk di klasemen bawah untuk sementara, membuat kami harus lebih bekerja keras lagi. Saya yakin, kami akan keluar dari posisi sulit tersebut," papar Salahudi, yang juga mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia tersebut.
(wbs)