Indra Sjafri sesalkan permainan kasar Mitra Kukar U-21
Selasa, 18 Maret 2014 - 16:05 WIB
Indra Sjafri sesalkan permainan kasar Mitra Kukar U-21
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia, Indra Sjafri, bereaksi keras saat anak asuhnya diimbang Mitra Kukar U-21 tanpa gol di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin (17/3). Indra mengapresiasi gaya bermain Mitra Kukar, tapi tidak dengan permainan keras Naga Mekes, julukan Mitra Kukar.
Laga ke- 13 bagi Timnas U-19 di Tur Nusantara, memang jadi satu-satu pertandingan di mana skuad Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, untuk pertama kalinya tidak mampu menciptakan gol. Tapi permainan yang awalnya berjalan menarik, memang harus dibumbui permainan kesar diantara kedua tim. Tidak jarang, konfrontasi di dalam lapangan terjadi.
Kondisi itu membuat pelatih asal Padang, Sumatra Barat, tersebut, sedikit kecewa. Dirinya menilai Mitra Kukar seperti melakukan segala cara, agar bisa memberikan kekalahan perdana bagi tim yang tengah disiapkannya untuk berlaga diajang Piala Asia U-19 di Myanmar, pada Oktober mendatang.
''Saya salut dengan semangat juang para pemain Mitra Kukar. Dari segi permainan mereka sangat bagus. Ini jadi pelajaran berharga, bagaimana menghadapi lawan yang tipe permainannya keras,''ungkap Indra saat dihubungi wartawan.
''Sangat disayangkan permainan kemarin diwarnai tinju-tinju seperti itu. Sebenarnya bagus atmosfernya saat kami berhadapan dengan tim Pra-PON Jatim. Di mana kedua tim sama-sama melakukan pressing ketat. Tapi, mereka tidak seperti Mitra Kukar yang melakukan sikutan atau memukul,''sambung pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Indra memang patut khawatir. Apalagi tim yang ditukanginya tersebut diberikan target tinggi di Piala Asia U-19 mendatang. Masuk minimal empat besar Asia yang berarti satu tiket ke ajang Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada 2015 mendatang.
''Kami memang belum pernah kalah. Kondisi ini membuat tim lawan berkeinginan untuk mengalahkan kami dengan segala cara. Ini tidak bagus untuk kami. Yang uji coba itu Timnas U-19, bukan mereka. Bahaya untuk pemain. Bukan berarti kami mau selalu menang, tapi ini program Timnas yang ingin berlaga di Piala Asia,''papar Indra.
Setelah dijamu Mitra Kukar, Timnas U-19 akan menjalani dua laga terakhir di Tur Nusantara. Pertama, menjalani laga ulangan kontra Persiba Balikpapa di Stadion Persiba, Balikpapan, (21/3). Laga ini menjadi laga tunda setelah sebelumnya pertandingan kedua tim dihentikan, karena Stadion Persiba mengalami mati lampu.
Sementara laga terakhir di Tur Nusantara dengan dijamu Persiter Ternate, 24 Maret mendatang. Setelah merampungkan Tur Nusantara, persiapan Evan Dimas dkk dilanjutkan dengan melakoni Tur Timur Tengah. Selain menggelar beberapa uji coba, skuad Garuda Jaya akan lebih dulu menjalani umrah.
Laga ke- 13 bagi Timnas U-19 di Tur Nusantara, memang jadi satu-satu pertandingan di mana skuad Garuda Jaya, julukan Timnas U-19, untuk pertama kalinya tidak mampu menciptakan gol. Tapi permainan yang awalnya berjalan menarik, memang harus dibumbui permainan kesar diantara kedua tim. Tidak jarang, konfrontasi di dalam lapangan terjadi.
Kondisi itu membuat pelatih asal Padang, Sumatra Barat, tersebut, sedikit kecewa. Dirinya menilai Mitra Kukar seperti melakukan segala cara, agar bisa memberikan kekalahan perdana bagi tim yang tengah disiapkannya untuk berlaga diajang Piala Asia U-19 di Myanmar, pada Oktober mendatang.
''Saya salut dengan semangat juang para pemain Mitra Kukar. Dari segi permainan mereka sangat bagus. Ini jadi pelajaran berharga, bagaimana menghadapi lawan yang tipe permainannya keras,''ungkap Indra saat dihubungi wartawan.
''Sangat disayangkan permainan kemarin diwarnai tinju-tinju seperti itu. Sebenarnya bagus atmosfernya saat kami berhadapan dengan tim Pra-PON Jatim. Di mana kedua tim sama-sama melakukan pressing ketat. Tapi, mereka tidak seperti Mitra Kukar yang melakukan sikutan atau memukul,''sambung pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Indra memang patut khawatir. Apalagi tim yang ditukanginya tersebut diberikan target tinggi di Piala Asia U-19 mendatang. Masuk minimal empat besar Asia yang berarti satu tiket ke ajang Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada 2015 mendatang.
''Kami memang belum pernah kalah. Kondisi ini membuat tim lawan berkeinginan untuk mengalahkan kami dengan segala cara. Ini tidak bagus untuk kami. Yang uji coba itu Timnas U-19, bukan mereka. Bahaya untuk pemain. Bukan berarti kami mau selalu menang, tapi ini program Timnas yang ingin berlaga di Piala Asia,''papar Indra.
Setelah dijamu Mitra Kukar, Timnas U-19 akan menjalani dua laga terakhir di Tur Nusantara. Pertama, menjalani laga ulangan kontra Persiba Balikpapa di Stadion Persiba, Balikpapan, (21/3). Laga ini menjadi laga tunda setelah sebelumnya pertandingan kedua tim dihentikan, karena Stadion Persiba mengalami mati lampu.
Sementara laga terakhir di Tur Nusantara dengan dijamu Persiter Ternate, 24 Maret mendatang. Setelah merampungkan Tur Nusantara, persiapan Evan Dimas dkk dilanjutkan dengan melakoni Tur Timur Tengah. Selain menggelar beberapa uji coba, skuad Garuda Jaya akan lebih dulu menjalani umrah.
(aww)