UEFA luncurkan turnamen antar negara
Kamis, 27 Maret 2014 - 23:58 WIB
UEFA luncurkan turnamen antar negara
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengumumkan bakal menggelar turnamen antar negara untuk menggantikan laga persahabatan pada 2018, mendatang. Sebanyak 54 negara Eropa nantinya bakal dibagi menjadi empat divisi dengan sistem promosi dan degradasi serta berkesempatan untuk kualifikasi Piala Eropa.
Setiap negara akan bermain 4-6 pertandingan di turnamen pertama pada September dan November 2018. Serta dengan format turnamen antar negara itu , sebanyak 54 negara anggota UEFA dibagi dalam empat divisi dan empat pool dengan masing-masing terdiri dari empat tim dan dijadwalkan bakal berlangsung empat tahun dari sekarang.
Dalam sebuah pernyataan resmi UEFA, mereka mengatakan bakal kembali melakukan pertemuan dengan para anggota mereka untuk membahas mengenai format alternatif. Ketua Kompetisi Tim Nasional UEFA, Wolfgang Niersbach mendesak para fans untuk memberikan dukungan mereka atas ide ini untuk membuat skuat Internasional menjadi lebih baik lagi.
"Kami menerima dan menghargai semua negara anggota UEFA sepakat untuk membuat kompetisi baru. Ini adalah langkah besar yang sangat penting dan kami berharap mendapatkan dukungan dari negara-negara anggota dengan format baru ini," jelas Niersbach seperti dilansir Soccerway, Kamis (27/3).
Setiap negara akan bermain 4-6 pertandingan di turnamen pertama pada September dan November 2018. Serta dengan format turnamen antar negara itu , sebanyak 54 negara anggota UEFA dibagi dalam empat divisi dan empat pool dengan masing-masing terdiri dari empat tim dan dijadwalkan bakal berlangsung empat tahun dari sekarang.
Dalam sebuah pernyataan resmi UEFA, mereka mengatakan bakal kembali melakukan pertemuan dengan para anggota mereka untuk membahas mengenai format alternatif. Ketua Kompetisi Tim Nasional UEFA, Wolfgang Niersbach mendesak para fans untuk memberikan dukungan mereka atas ide ini untuk membuat skuat Internasional menjadi lebih baik lagi.
"Kami menerima dan menghargai semua negara anggota UEFA sepakat untuk membuat kompetisi baru. Ini adalah langkah besar yang sangat penting dan kami berharap mendapatkan dukungan dari negara-negara anggota dengan format baru ini," jelas Niersbach seperti dilansir Soccerway, Kamis (27/3).
(akr)