Shahar jadi ambassador produk Pakistan
Jum'at, 28 Maret 2014 - 14:48 WIB
Shahar jadi ambassador produk Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Penjaga gawang Persib Bandung, Shahar Ginanjar, didaulat jadi duta produk berlabel FAT. Produsen sarung tangan kiper ini akan memasok perlengkapan bertanding Shahar selama satu musim.
Pemain 22 tahun ini dipilih karena kepiawaiannya bertugas di bawah mistar gawang. "Saya sudah kenal dengan Shahar sejak di Pelita Jaya U-21. Shahar adalah penjaga gawang muda Indonesia yang berpotensi menjadi pemain besar mendatang," ungkap CEO FAT , ranky Adi Thama saat menggelar konferensi pers di Bober Cafe, Kamis (27/3).
FAT merupakan produk dalam negeri yang diproduksi di Pakistan. Sebelum dipasarkan empat tahun silam, FAT telah melalui riset dan dikembangkan di Australia. Produk ini dinilai terbaik di segala kondisi cuaca dan kontur lapangan.
"Kami menggunakan latex exclusive GIGA Grip Jerman. Terbaik untuk segala kondisi cuaca dan lapangan, basah atau kering, bahkan ekstrim sekalipun," kata dia.
Pertemuan dengan Shahar, menurut Franky, berdasarkan pada pengalaman. Sebelum meluncurkan produk sendiri, Shahar sudah menjadi konsumen tetapnya. Beberapa mereka telah dikenakannya sebelum menjatuh hati pada produk tanah air tersebut.
"Sebelum membuat produk sendiri saya menjual merek lain. Shahar dulu sering pesan produk di Inggris dan di beberapa negara. Saya coba membuat produk sendiri dan ternyata dia cocok. Ini sebenarnya musim kedua dia mengenakan glove ini," terangnya.
Shahar sendiri mendapat kontrak eksklusif bersama FAT. Ada beberapa model yang khusus dibuat untuk pemain 186 cm ini. "Kita punya 13 model cuma satu hanya bisa digunakan Shahar, itu khusus kita buatkan untuk dia," kat Franky.
Selain Shahar, lanjut Franky, FAT telah bekerja sama dengan dua penjaga gawang lainnya. Di antaranya Jendri Eka Surya dari Semen Padang dan Mahatir bin Muhammad salah satu dari Malaysia Premiere League.
Malaysia dan Indonesia merupakan pasar yang tengah dibidik FAT melalui penjualan online. "Mahatir kiper utama di sana seperti Jandri dan Shahar. Rencananya kita akan fokuskan Indonesia dan Malaysia yang kontur cuacanya relatif sama," kata dia.
Sementara itu menurut Shahar kualitas FAT tidak kalah dengan ternama yang sudah ada. Penjaga gawang timnas U-23 ini mengaku nyaman saat pertama kali menjajal produk tersebut.
"Awalnya saya menggunakan produk yang sudah ada kemudian saya mencoba FAT ternyata sama. Yang saya pake disini nyaman ke bola tidak ada masalah karena jenis latek yang dipakai bagus. Jadi dibanding yang bermerk, mending ini karena buatan dalam negeri," kata dia.
Pertama kali Shahar menggunakan FAT yakni saat Persib melawan Pelita Bandung Raya (PBR) musim lalu. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi debut dirinya bagi Maung Bandung.
"Waktu itu pertama dipakai sudah nyaman dan memang saya bisa peasn custom waktu itu jadi bagaimana saya. Sejak saat itu saya terus menggunakannya," kata dia
Pemain 22 tahun ini dipilih karena kepiawaiannya bertugas di bawah mistar gawang. "Saya sudah kenal dengan Shahar sejak di Pelita Jaya U-21. Shahar adalah penjaga gawang muda Indonesia yang berpotensi menjadi pemain besar mendatang," ungkap CEO FAT , ranky Adi Thama saat menggelar konferensi pers di Bober Cafe, Kamis (27/3).
FAT merupakan produk dalam negeri yang diproduksi di Pakistan. Sebelum dipasarkan empat tahun silam, FAT telah melalui riset dan dikembangkan di Australia. Produk ini dinilai terbaik di segala kondisi cuaca dan kontur lapangan.
"Kami menggunakan latex exclusive GIGA Grip Jerman. Terbaik untuk segala kondisi cuaca dan lapangan, basah atau kering, bahkan ekstrim sekalipun," kata dia.
Pertemuan dengan Shahar, menurut Franky, berdasarkan pada pengalaman. Sebelum meluncurkan produk sendiri, Shahar sudah menjadi konsumen tetapnya. Beberapa mereka telah dikenakannya sebelum menjatuh hati pada produk tanah air tersebut.
"Sebelum membuat produk sendiri saya menjual merek lain. Shahar dulu sering pesan produk di Inggris dan di beberapa negara. Saya coba membuat produk sendiri dan ternyata dia cocok. Ini sebenarnya musim kedua dia mengenakan glove ini," terangnya.
Shahar sendiri mendapat kontrak eksklusif bersama FAT. Ada beberapa model yang khusus dibuat untuk pemain 186 cm ini. "Kita punya 13 model cuma satu hanya bisa digunakan Shahar, itu khusus kita buatkan untuk dia," kat Franky.
Selain Shahar, lanjut Franky, FAT telah bekerja sama dengan dua penjaga gawang lainnya. Di antaranya Jendri Eka Surya dari Semen Padang dan Mahatir bin Muhammad salah satu dari Malaysia Premiere League.
Malaysia dan Indonesia merupakan pasar yang tengah dibidik FAT melalui penjualan online. "Mahatir kiper utama di sana seperti Jandri dan Shahar. Rencananya kita akan fokuskan Indonesia dan Malaysia yang kontur cuacanya relatif sama," kata dia.
Sementara itu menurut Shahar kualitas FAT tidak kalah dengan ternama yang sudah ada. Penjaga gawang timnas U-23 ini mengaku nyaman saat pertama kali menjajal produk tersebut.
"Awalnya saya menggunakan produk yang sudah ada kemudian saya mencoba FAT ternyata sama. Yang saya pake disini nyaman ke bola tidak ada masalah karena jenis latek yang dipakai bagus. Jadi dibanding yang bermerk, mending ini karena buatan dalam negeri," kata dia.
Pertama kali Shahar menggunakan FAT yakni saat Persib melawan Pelita Bandung Raya (PBR) musim lalu. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi debut dirinya bagi Maung Bandung.
"Waktu itu pertama dipakai sudah nyaman dan memang saya bisa peasn custom waktu itu jadi bagaimana saya. Sejak saat itu saya terus menggunakannya," kata dia
(dka)