Garuda Jaya belum layak dipuji
Senin, 31 Maret 2014 - 16:31 WIB
Garuda Jaya belum layak dipuji
A
A
A
Sindonews.com - Badan Tim Nasional (BTN) menganggap Timnas Indonesia U-19 masih belum pantas menerima banyak pujian. Pasalnya BTN menganggap, kemenangan-kemenangan yang diraih dalam Tur Nusantara memang sudah seharusnya, mengingat lawan yang mereka hadapi tidak sepenuhnya sepadan.
"Jangan terlalu banggakan U-19. Mereka menang itu wajar karena mereka kan memang pemain timnas. Sehingga sudah seharusnya meraih kemenangan," ujar Ketua BTN, La Nyalla Mattaliti, di Jakarta, Senin (31/3).
Pasca kemenangan di Piala AFF dan Tur Nusantara, Evan Dimas cs terus menjadi idola baru masyarakat Indonesia. Popularitas mereka mengalahkan timnas senior yang masih dianggap kurang berprestasi. Akibat dari kepopuleran itu, tawaran-tawaran membintangi iklan pun mulai bermunculan.
Namun demikian, tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh BTN. La Nyalla mengungkapkan, PSSI melalui BTN memang membutuhkan uang namun PSSI enggan menjadikan Garuda Jaya -julukan timnas U-19- obyek komersil.
Selain itu, La Nyalla menambahkan, penolakan itu dikarenakan timnas U19 belum mencapai target masuk semifinal Piala Dunia U-20 tahun depan. "PSSI memang butuh uang tetapi tidak ingin menjadikan U-19 bintang iklan," tandasnya.
"Jangan terlalu banggakan U-19. Mereka menang itu wajar karena mereka kan memang pemain timnas. Sehingga sudah seharusnya meraih kemenangan," ujar Ketua BTN, La Nyalla Mattaliti, di Jakarta, Senin (31/3).
Pasca kemenangan di Piala AFF dan Tur Nusantara, Evan Dimas cs terus menjadi idola baru masyarakat Indonesia. Popularitas mereka mengalahkan timnas senior yang masih dianggap kurang berprestasi. Akibat dari kepopuleran itu, tawaran-tawaran membintangi iklan pun mulai bermunculan.
Namun demikian, tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh BTN. La Nyalla mengungkapkan, PSSI melalui BTN memang membutuhkan uang namun PSSI enggan menjadikan Garuda Jaya -julukan timnas U-19- obyek komersil.
Selain itu, La Nyalla menambahkan, penolakan itu dikarenakan timnas U19 belum mencapai target masuk semifinal Piala Dunia U-20 tahun depan. "PSSI memang butuh uang tetapi tidak ingin menjadikan U-19 bintang iklan," tandasnya.
(akr)