Kejurnas taekwondo dijadikan ajang seleksi atlet PON

Selasa, 01 April 2014 - 00:18 WIB
Kejurnas taekwondo dijadikan...
Kejurnas taekwondo dijadikan ajang seleksi atlet PON
A A A
Sindonews.com – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jateng akan menjadikan kejuaraan nasional (Kejurnas) taekwondo sebagai ajang pemanasan sekaligus proyeksi atlet yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Provinsi Jawa Barat.

TI Jateng saat ini masih melakukan seleksi para atlet. Pasalnya tim senior yang disiapkan untuk Kejurnas taekwondo itu belum dengan sesuai kebutuhan. Adapun untuk tim yunior, sudah memenuhi kebutuhan dari beberapa nomor yang dipertandingkan. Dari seleksi yang dilakukan oleh Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng, pada nomor kyurighi (bertarung) untuk senior putra under 87 kg belum ditemukan atletnya.

Kemudian putri senior under 73 juga belum ada atlet yang layak. Tim pelatih taekwondo Jateng Dereck Afsa mengatakan, saat ini masih terus diseleksi untuk nomor-nomor yang belum mendapatkan atlet. Tapi untuk senior, sudah ada gambaran atlet yang akan dikirimkan mengikuti kejuaraan.

“Kalau yunior-yunior yang mengikuti Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) sudah ada,” kata Dereck Afsa, kemarin.

Tim Jateng akan menyiapkan untuk kyurighi senior 16 atlet dan senior 20 atlet. Adapun untuk nomor poomsae (jurus) untuk senior 10 dan yunior 10. Menurut dia, kejurnas ini sangat penting untuk memetakan atlet-atlet mana yang layak untuk memperkuat tim Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2016 mendatang. Selain itu juga bisa menjadi ajang untuk mengintip kekuatan lawan.

“Tentunya daerah-daerah lain di Indonesia juga akan menurunkan atlet yang diproyeksikan bakal tampil di PON dalam ajang bergengsi yang digelar rutin oleh PB TI ini,” jelasnya.

Dalam Kejurnas yang diselenggarakan di Bandung pada 1-4 Mei mendatang, Jateng kembali menargetkan menjadi juara umum untuk senior maupun yunior. Selama ini Jateng sudah menjadi langganan juara umum namun untuk yunior.

Dereck berharap, Kejurnas nanti senior juga giliran menjadi juara umum. JAteng sebenarnya pernah menjadi juara umum, namun itu sudah cukup lama. “Sekitar 2003 dan sampai sekarang belum pernah lagi. Persaingan untuk tim senior memang ketat, karena selisihnya hanya satu dua medali, baik itu perak maupun perunggu antara satu daerah dengan daerah lainnya. Tapi kalau yunior, Jateng selalu meraih juara umum,” paparnya.

Selain mempersiapkan Kejurnas, PB TI Jateng saat ini masih menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) yang dibiayai dari Pemprov Jateng. Untuk TI Jateng mendapatkan kuota 5 atlet dan satu pelatih. Dereck menjelaskan, kuota atlet yang ikut Pelatda memang belum seluruhnya yang mendapatkan dana dari pemerintah daerah. “Itu belum seluruhnya,” urainya.
(wbs)
Berita Terkait
Pugnator Open Internasional...
Pugnator Open Internasional Taekwondo 2025 Guncang Yogyakarta, Perputaran Uang Capai Rp35 Miliar
Kejuaraan Nasional Taekwondo...
Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Kemenpora ke-3 di Magelang Dongkrak Ekonomi Lokal
Raih Medali pada Kejuaraan...
Raih Medali pada Kejuaraan ITT-NVTT 2021, 6 Mahasiswa UNM Dapat Beasiswa
3 Atlet Taekwondo Sulsel...
3 Atlet Taekwondo Sulsel Dipanggil Ikut Seleksi Nasional untuk SEA Games
Panggilan Nurani, Dirc...
Panggilan Nurani, Dirc Richard Maju dalam Bursa Caketum PBTI 2023-2027
28 Pengprov Solid Dukung...
28 Pengprov Solid Dukung Richard Tampubolon Pimpin Taekwondo Indonesia Periode 2023-2027
Berita Terkini
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
55 menit yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
1 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
12 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
13 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
13 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
15 jam yang lalu
Infografis
Lionel Messi Masuk Peringkat...
Lionel Messi Masuk Peringkat 3 di Daftar Atlet Terhebat Abad 21
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved