Mourinho tinggal tunggu waktu kehilangan dukungan
Senin, 07 April 2014 - 16:48 WIB

Mourinho tinggal tunggu waktu kehilangan dukungan
A
A
A
Sindonews.com - Legenda Timnas Belanda, Johan Cruyff mengklaim pelatih Chelsea, Jose Mourinho akan cepat kehilangan dukungan dari para pemain karena ia hanya peduli dengan hasil jangka pendek. Mantan pemain Barcelona dan Belanda itu mengecam sikap juru taktik asal Portugal itu kepada anak asuhnya.
Pelatih The Blues -julukan Chelsea- itu telah berulang kali menyatakan bila dirinya tidak dapat dianggap sebagai penyebab apabila timnya gagal di Liga Premier Inggris musim ini, meski Chelsea berada diperingkat kedua klasemen sementara. Ditambah Chelsea berpeluang tersingkir dari Liga Champions setelah takluk 3-1 dari Paris Saint-German di pertemuan pertama babak perempat final.
Cruyff mengecam sikap Mou karena dianggap hanya fokus pada hasil jangka pendek dengan mengorbankan keharmonisan skuat Chelsea dan mengklaim dia akan cepat kehilangan dukungan dari para pemain di Stamford Bridge, seperti yang terjadi ketika ia menangani Real Madrid. "PSG memiliki tim yang kuat dengan beberapa pemain hebat. Namun Chelsea juga tak kalah hebat karena memiliki beberapa pemain hebat juga, tapi Mourinho tampaknya tidak sepakat," ujar Cruyff kepada De Telegraaf, Senin (7/4) .
"Kondisi ini selalu terjadi kepadanya. Ketika segala sesuatunya berjalan baik, ia mengaku senang. Tapi para pemain menjadi korban yang harus disalahkan ketika semuanya berjalan buruk. Ia sudah kehilangan kharismanya di Real Madrid karena sikapnya dan saya melihat hal yang sama bakal terjadi di Chelsea. Masalah dengan Mou adalah ia hanya peduli tentang hasil. Hasilnya adalah lebih penting daripada pemainnya,” tutup Cruyff.
Chelsea sendiri akan menjamu Paris Saint-German di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (9/4) dini hari mendatang. Hasil kekalahan 3-1 di Prancis, membuat tugas The Blues sedikit berat di Stamford Bridge meski apapun masih bisa terjadi di sepak bola.
Pelatih The Blues -julukan Chelsea- itu telah berulang kali menyatakan bila dirinya tidak dapat dianggap sebagai penyebab apabila timnya gagal di Liga Premier Inggris musim ini, meski Chelsea berada diperingkat kedua klasemen sementara. Ditambah Chelsea berpeluang tersingkir dari Liga Champions setelah takluk 3-1 dari Paris Saint-German di pertemuan pertama babak perempat final.
Cruyff mengecam sikap Mou karena dianggap hanya fokus pada hasil jangka pendek dengan mengorbankan keharmonisan skuat Chelsea dan mengklaim dia akan cepat kehilangan dukungan dari para pemain di Stamford Bridge, seperti yang terjadi ketika ia menangani Real Madrid. "PSG memiliki tim yang kuat dengan beberapa pemain hebat. Namun Chelsea juga tak kalah hebat karena memiliki beberapa pemain hebat juga, tapi Mourinho tampaknya tidak sepakat," ujar Cruyff kepada De Telegraaf, Senin (7/4) .
"Kondisi ini selalu terjadi kepadanya. Ketika segala sesuatunya berjalan baik, ia mengaku senang. Tapi para pemain menjadi korban yang harus disalahkan ketika semuanya berjalan buruk. Ia sudah kehilangan kharismanya di Real Madrid karena sikapnya dan saya melihat hal yang sama bakal terjadi di Chelsea. Masalah dengan Mou adalah ia hanya peduli tentang hasil. Hasilnya adalah lebih penting daripada pemainnya,” tutup Cruyff.
Chelsea sendiri akan menjamu Paris Saint-German di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (9/4) dini hari mendatang. Hasil kekalahan 3-1 di Prancis, membuat tugas The Blues sedikit berat di Stamford Bridge meski apapun masih bisa terjadi di sepak bola.
(akr)