Pasukan Ramang waspadai kecepatan Mutiara Hitam

Rabu, 16 April 2014 - 20:37 WIB
Pasukan Ramang waspadai...
Pasukan Ramang waspadai kecepatan Mutiara Hitam
A A A
Sindonews.com - Tim Kepelatihan PSM Makassar tak mau gegabah. Mereka terus mempersiapkan skuadnya jelang menantang Persipura Jayapura di stadion Mandala Jayapura, Sabtu (19/4) mendatang, pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Arsitek PSM, Rudy William Keltjes, juga sudah mengetahui kekuatan tim juara bertahan itu, ketika Persipura menaklukkan tamunya Persebaya Surabaya 2-1, baru-baur ini. Bukan hanya itu, tim kepelatihan PSM juga menyadari kekuatan tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

Bentrokan ini menjadi pertemuan kedua antara PSM dengan Persipura di musim ini. Pasukan Ramang harus mengakui ketangguhan Persipura 3-0 di pertemuan pertama mereka di kejuaraan pembuka musim Inter Island Cup (IIC). Untuk itu, PSM harus dalam kondisi onfire menyambut laga kedua tersebut.

Pelatih PSM, Rudy William Keltjes, mengatakan, memang dirinya harus realistis bahwa mendapat poin di kandang Persipura sangat sulit. "Kita harus hati-hati, Persipura memang sulit dikalahkan di kandang, tapi Persipura tidak sebaik seperti dulu," ungkapnya kepada SINDO.

Meski demikian, lanjut pelatih kelahiran 20 Agustus 1953, timnya masih bisa memberikan perlawanan berarti buat tim tersebut. "Masih bisa kita lawan dengan taktik bertahan dan menyerang dengan cepat," paparnya.

Saat ini, Ponaryo Astaman dkk kembali mempersiapkan diri setelah berhasil mendapatkan poin penuh di kandang Perseru Serui dengan menang tipis 1-0. Untuk itu, tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur kembali melakoni latihan dua kali sehari untuk memulihkan tenaga usai laga sebelumnya.

Sementara itu, Penasihat Teknik PSM, Abdi Tunggal, mengatakan, memang kekuatan Persipura bagus, apalagi dihuni dengan sejumlah pemain yang berkualitas. "Kita harus waspada kecepatan mereka," ucapnya.

Terlebih lagi, pada lini depannya, Persipura memiliki pemain yang lengkap, seperti Titus Bonai, Imanuel Wanggai, Nelson Alom, Lukas Mandowen dan Boaz Salossa. "Mereka ini harus diwaspadai. Tapi saya pikir pelatih sudah punya strategi jitu untuk hadapi mereka."

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, menambahkan, tim kembali fokus latihan dua kali sehari. "Tadi pagi, pemain latihan di stadion Mandala, tapi hanya di sekitar lapangan, sore juga latihan," terangnya.

Selebihnya, kata wanita yang akrab disapa Wina ini, aktivitas pemain hanya istirahat di hotel. "Kondisi tim tetap baik, Pemain cedera hanya Djayusman tapi kondisinya sudah membaik," jelasnya.

Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Sulsel tersebut berada di posisi enam, setelah meraih tiga poin saat melawan Perseru Serui.
(nug)
Berita Terkait
Aksi Nyata Suporter...
Aksi Nyata Suporter PSM Makassar Perangi Pandemi Corona
Donasi Lawan Covid-19,...
Donasi Lawan Covid-19, Red Gank PSM Lelang Jersey Ferdinand Sinaga
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Mengenal Duo Kartini...
Mengenal Duo 'Kartini' di Tribun Suporter PSM Makassar
Perbandingan Sepak Bola...
Perbandingan Sepak Bola Indonesia dan Malaysia di Mata Pelatih PSM Makassar
Pelatih PSM Sebut Stamina...
Pelatih PSM Sebut Stamina Pemain Indonesia Hanya Bertahan 60 Menit
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
4 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
4 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
6 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
10 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved