Martino kesulitan ubah gaya main Barca
Kamis, 17 April 2014 - 10:11 WIB
Martino kesulitan ubah gaya main Barca
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Barcelona, Gerardo 'Tata' Martino bersikeras terlalu sulit untuk mengubah gaya bermain timnya yang belakangan tengah bermain buruk. Bahkan klub raksasa La Liga itu harus melepas satu gelar musim ini setelah kalah 2-1 dari Real Madrid di partai final Copa del Rey, dini hari tadi.
Setelah tersingkir dari Liga Champions, ditambah sulit bersaing untuk gelar La Liga usai terlempat ke peringkat ketiga. Membuat skuat asuhan Martino berpeluang tanpa gelar musim ini. Meski Barca tetap memainkan gaya khas mereka di final Copa del Rey dengan 65 persen penguasaan bola, tapi itu tidak berarti setelah Gareth Bale mencetak gol kemenangan di menit 85.
Martino yang kini di bawah tekanan, mengaku mengubah gaya main La Blaugrana -julukan Barca- bukanlah pilihan. "Barca mempunyai gaya bermain yang sulit untuk diubah. Kami bukan tim yang mempunyai nomor sembilan, kami menguasai bola dan kemudian mencari ruang. Ketika kami tidak mencetak gol pertama, itu membuat semuanya sulit," terang Martino seperti dilansir Soccerway, Kamis (17/4).
Meski kalah, namun Martino menegaskan Barca bakal terus berjuang di kompetisi La Liga meski saat ini mempunyai selisih tiga poin di belakang pimpinan klasemen, Atletico Madrid. "Saya merasakan kesedihan mendalam untuk kekalahan dan para fans yang terus mendukung. Tim ini masih mempunyai jalan panjang dan banyak hal positif yang bisa dilakukan," tandasnya.
Setelah tersingkir dari Liga Champions, ditambah sulit bersaing untuk gelar La Liga usai terlempat ke peringkat ketiga. Membuat skuat asuhan Martino berpeluang tanpa gelar musim ini. Meski Barca tetap memainkan gaya khas mereka di final Copa del Rey dengan 65 persen penguasaan bola, tapi itu tidak berarti setelah Gareth Bale mencetak gol kemenangan di menit 85.
Martino yang kini di bawah tekanan, mengaku mengubah gaya main La Blaugrana -julukan Barca- bukanlah pilihan. "Barca mempunyai gaya bermain yang sulit untuk diubah. Kami bukan tim yang mempunyai nomor sembilan, kami menguasai bola dan kemudian mencari ruang. Ketika kami tidak mencetak gol pertama, itu membuat semuanya sulit," terang Martino seperti dilansir Soccerway, Kamis (17/4).
Meski kalah, namun Martino menegaskan Barca bakal terus berjuang di kompetisi La Liga meski saat ini mempunyai selisih tiga poin di belakang pimpinan klasemen, Atletico Madrid. "Saya merasakan kesedihan mendalam untuk kekalahan dan para fans yang terus mendukung. Tim ini masih mempunyai jalan panjang dan banyak hal positif yang bisa dilakukan," tandasnya.
(akr)