Berharap Boman-Agung tetap kokoh
Jum'at, 18 April 2014 - 16:19 WIB
Berharap Boman-Agung tetap kokoh
A
A
A
Sindonews.com -- Tim kepelatihan PSM bakal mengandalkan duet Boman Irie Aime dan Agung Prasetyo dijantung pertahanan Pasukan Ramang, saat menantang Persipura Jayapura pada lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di stadion Mandala sore ini.
Duet baru ini, diharap tetap kokoh menghadapi gempuran serangan tim Mutiara Hitam julukan Persipura. Meski dilaga sebelumnya melawan Perseru Serui, Duet stopper yang diandalkan adalah Boman-Djayusman Triasdi. Tim kepelatihan memilih Agung untuk mendapingi Boman yang juga stopper asal Pantai Gading tersebut, setelah Djayusman mengalami sedikit masalah.
Apalagi, stopper yang diboyong ke Papuan hanya tiga orang. Untuk itu, pelatih PSM terus memaksimalkan duet tersebut. Bukan hanya itu, alasan mengantisipasi bola tinggi juga menjadi alasan hingga memilih dua pemain ini menjadi benteng. Pasalnya, dilaga Persipura Jayapura melawan Persebaya dinilai hal tersebut bisa membahayakan pertahanan.
Saat menaklukkan Perseru Serui dengan skor 0-1, lini bertahan PSM cukup bekerja keras. Bahkan, penampilan Boman dinilai cukup baik menghalau serangan tim lawan. Dilaga terakhir pada tur Papua tersebut diharap lini bertahan ini bisa kembali memperlihatkan perfoma terbaikknya.
Penasehat teknik PSM, Abdi Tunggal mengatakan, memang diharap seluruh pemain tampil konsisten dilaga krusial tersebut. Apalagi melawan tim sekelas Persipura Jayapura. "Siapapun duetnya Boman masing-masing punya kelebihan, makanya anak-anak diharap disiplin mengalan lawan," kata dia.
Abdi yang juga mantan pemain PSM ini mengatakan, kalau Djayusman dia punya pengalaman bermain, sementara jika Angung, dia hebat dalam hal bola-bola atas. "Lagian dJayus waktu lawan Perseru capek habis-habisan sampai kakinya kram," tuturnya.
Tim medis PSM Rusdi Bahalwan mengatakan, memang sebelumnya Boman mengalami masalah pada bagian pahanya. "Tapi setelah ditangani sudah membaik. Meski dilaga sebelumnya, masih terasa sakit," jelasnya.
Selain duet stopper tersebut, diwilayah pertahanan bagian sayap Hendra Wijaya dan M Rasul Zainuddin, juga tetap dipercaya mengawal pertahanan PSM apalagi, mereka juga dalam perfoma terbaiknya, menaklukkan Perseru Serui.
Duet baru ini, diharap tetap kokoh menghadapi gempuran serangan tim Mutiara Hitam julukan Persipura. Meski dilaga sebelumnya melawan Perseru Serui, Duet stopper yang diandalkan adalah Boman-Djayusman Triasdi. Tim kepelatihan memilih Agung untuk mendapingi Boman yang juga stopper asal Pantai Gading tersebut, setelah Djayusman mengalami sedikit masalah.
Apalagi, stopper yang diboyong ke Papuan hanya tiga orang. Untuk itu, pelatih PSM terus memaksimalkan duet tersebut. Bukan hanya itu, alasan mengantisipasi bola tinggi juga menjadi alasan hingga memilih dua pemain ini menjadi benteng. Pasalnya, dilaga Persipura Jayapura melawan Persebaya dinilai hal tersebut bisa membahayakan pertahanan.
Saat menaklukkan Perseru Serui dengan skor 0-1, lini bertahan PSM cukup bekerja keras. Bahkan, penampilan Boman dinilai cukup baik menghalau serangan tim lawan. Dilaga terakhir pada tur Papua tersebut diharap lini bertahan ini bisa kembali memperlihatkan perfoma terbaikknya.
Penasehat teknik PSM, Abdi Tunggal mengatakan, memang diharap seluruh pemain tampil konsisten dilaga krusial tersebut. Apalagi melawan tim sekelas Persipura Jayapura. "Siapapun duetnya Boman masing-masing punya kelebihan, makanya anak-anak diharap disiplin mengalan lawan," kata dia.
Abdi yang juga mantan pemain PSM ini mengatakan, kalau Djayusman dia punya pengalaman bermain, sementara jika Angung, dia hebat dalam hal bola-bola atas. "Lagian dJayus waktu lawan Perseru capek habis-habisan sampai kakinya kram," tuturnya.
Tim medis PSM Rusdi Bahalwan mengatakan, memang sebelumnya Boman mengalami masalah pada bagian pahanya. "Tapi setelah ditangani sudah membaik. Meski dilaga sebelumnya, masih terasa sakit," jelasnya.
Selain duet stopper tersebut, diwilayah pertahanan bagian sayap Hendra Wijaya dan M Rasul Zainuddin, juga tetap dipercaya mengawal pertahanan PSM apalagi, mereka juga dalam perfoma terbaiknya, menaklukkan Perseru Serui.
(wbs)