Persela pasang satu penyerang kontra Persiba
Rabu, 23 April 2014 - 16:09 WIB
Persela pasang satu penyerang kontra Persiba
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong mengungkapkan, timnya akan mengandalkan negative football saat bertamu ke kandang Persiba Balikpapan dalam laga lanjutan ISL, Kamis (24/5) besok di Stadion Pertamina, Balikpapan. Pasalnya, bek andalan Persela, Roman Golian absen karena akumulasi kartu.
"Main di Balikpapan kaki agak menerapkan negative football. Mungkin pakai 5-4-1 karena Roman Golian absen, lantaran akumulasi kartu," ucap Eduard ketika dihubungi, Rabu (23/4).
Selain absennya Roman, buruknya rekor tandang Persela lawan Persiba juga menjadi alasan Eduard memakai taktik tersebut. Dalam dua laga tandang di Balikpapan sejak ISL 2011, Persela tidak satupun meraih kemenangan. Tak hanya itu, Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- juga tidak memiliki rekor bagus saat melakoni laga tandang di ISL musim ini.
Dari tiga laga tandang, Persela dua kali kalah dan satu kali imbang serta kemasukan delapan gol. Namun demikian, Eduard tetap bertekad mereguk tiga poin dan memutus rekor buruk tersebut. Pasalnya, tiga poin akan membawa Persela merebut puncak klasemen wilayah timur ISL dari Mitra Kukar. Saat ini, baik Persela maupun Mitra Kukar sama-sama mengoleksi 16 poin. Hanya saja, Persela kalah dalam selisih gol.
"Rekor memang memihak mereka tetapi kami coba putuskan mitos itu dengan melakukan yang terbaik. Tetap berusaha tiga poin namun satu poin pun sudah lumayan," tutupnya.
"Main di Balikpapan kaki agak menerapkan negative football. Mungkin pakai 5-4-1 karena Roman Golian absen, lantaran akumulasi kartu," ucap Eduard ketika dihubungi, Rabu (23/4).
Selain absennya Roman, buruknya rekor tandang Persela lawan Persiba juga menjadi alasan Eduard memakai taktik tersebut. Dalam dua laga tandang di Balikpapan sejak ISL 2011, Persela tidak satupun meraih kemenangan. Tak hanya itu, Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- juga tidak memiliki rekor bagus saat melakoni laga tandang di ISL musim ini.
Dari tiga laga tandang, Persela dua kali kalah dan satu kali imbang serta kemasukan delapan gol. Namun demikian, Eduard tetap bertekad mereguk tiga poin dan memutus rekor buruk tersebut. Pasalnya, tiga poin akan membawa Persela merebut puncak klasemen wilayah timur ISL dari Mitra Kukar. Saat ini, baik Persela maupun Mitra Kukar sama-sama mengoleksi 16 poin. Hanya saja, Persela kalah dalam selisih gol.
"Rekor memang memihak mereka tetapi kami coba putuskan mitos itu dengan melakukan yang terbaik. Tetap berusaha tiga poin namun satu poin pun sudah lumayan," tutupnya.
(akr)