Les Blues skuad multikultural

Rabu, 06 Juni 2012 - 12:51 WIB
Les Blues skuad multikultural
Les Blues skuad multikultural
A A A
Sindonews.com – Skuad multikultural membantu Prancis meraih kesuksesan di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Mengandalkan resep serupa, Pelatih Laurent Blanc kini mencoba menyamai prestasi sama di Piala Eropa 2012.

Sikap Blanc terlihat pada skuad Les Bleus-julukan timnas Prancis. Tidak membeda-bedakan asal pemain, nakhoda berusia 46 tahun tersebut hanya menilai kapasitas mereka berdasarkan kualitas dan nilai yang mereka berikan demi tercapainya kemenangan.

Alasan itulah yang mendorongnya memboyong Steve Mandanda (Zaire), Patrice Evra (Senegal), Adil Rami (Maroko), Gael Clichy (Martinik), Mathieu Valbuena (Spanyol), Samir Nasri (Aljazair), Blaise Matuidi (Angola), Florent Malouda (Guinea Prancis),Yann M’Vila (Kongo), Alou Diarra (Mali), Hatem ben Arfa (Tunisia), dan Karim Benzema (Aljazair) ke Polandia-Ukraina.

Penuh warnanya skuad Prancis ini turut didasari pengalaman pribadi Blanc. Dia merupakan bagian skuad Prancis yang mencatat prestasi ganda sekitar satu dekade silam tersebut.

Di sanalah Blanc mengerti peran pemain “impor” dalam keberhasilan Prancis menduduki takhta dunia dan Eropa. Kontribusi mereka memang signifikan. Meski tidak bermain, Bernard Lama (Guinea Prancis) merupakan pelapis Fabien Barthez yang bisa diandalkan. Bixente Lizarazu (Spanyol), Marcel Desailly (Ghana), dan Lilian Thuram (Guadeloupe) membentuk pertahanan kokoh.

Patrick Vieira (Senegal),Youri Djorkaeff (Armenia-Polandia- Mongolia-Rusia), Zinedine Zidane (Aljazair), Robert Pires (Spanyol- Portugal), Christian Karembeu (Kaledonia Baru), Bernard Diomede (Guadeloupe), dan Alain Boghossian (Armenia) menciptakan sektor tengah kuat dan kreatif.

Sementara ketajaman Nicolas Anelka (Martinik),Thierry Henry (Guadeloupe-Martinik), Sylvain Wiltord (Martinik), dan David Trezeguet (Argentina) tidak perlu diragukan.

“Saya hanya memilih yang terbaik. Alasan itulah yang mendorong saya mencoret Yoann Gourcuff. Meski berbakat, penampilannya turun drastis,” kata Blanc, dilansir Eurosport. Blanc juga enggan mengulang kesalahan pendahulunya, Raymond Domenech.

Selama berkuasa pada periode 2004–2008, Domenech tak memilih pemain dengan zodiak Scorpio dan Leo. Keputusannya memilah pemain berdasarkan astrologi ini berdampak fatal terhadap performa Les Bleus.

Prancis boleh melangkah hingga final Piala Dunia 2006. Namun, mereka gagal total di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Domenech bahkan terkena pemberontakan dari pemain di Afrika Selatan, dua tahun lalu.
(aww)
Berita Terkait
Bungkam Republik Ceko,...
Bungkam Republik Ceko, Inggris Juara Grup D
Sengitnya Persaingan...
Sengitnya Persaingan Takhta di Grup D Liga Champions
Preview Midtjylland...
Preview Midtjylland vs Liverpool: Unjuk Gigi Pemain Muda
Klasemen Grup D Euro...
Klasemen Grup D Euro 2024: Kejutan Austria Juara Grup! Belanda dan Prancis Mengecewakan
Jadwal Pertandingan...
Jadwal Pertandingan Grup A-D Liga Champions, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB
Tottenham Hotspur vs...
Tottenham Hotspur vs Marseille: Ambisi Antonio Conte di Level Eropa
Berita Terkini
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
16 menit yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
1 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
4 jam yang lalu
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
5 jam yang lalu
Deretan Rekor Bersejarah...
Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved