Penghormatan untuk Elena Baltacha

Senin, 05 Mei 2014 - 17:46 WIB
Penghormatan untuk Elena...
Penghormatan untuk Elena Baltacha
A A A
Sindonews.com - Billie Jean King memimpin penghormatan untuk mantan petenis nomor satu Inggris Elena Baltacha yang meninggal akibat kanker hati. Baltacha meninggal dalam usia terbilang muda yakni, 30 tahun.

Baltacha terdiagnosa mengalami penyakit mematikan ini Januari lalu. Hal itu terjadi setelah dua bulan Baltacha mengumumkan gantung raket dan sepekan setelah menikah dengan Nino Severino yang tak lain pelatihnya semasa aktif.

Legenda tenis, King yang saat ini telah menginjak usia 70 tahun mengaku bersedih atas bepulangnya Baltacha. King yang pernah menyabet 39 gelar Grand Slam ini dalam akun twitternya menulis "Sangat sedih mendengar Elena Baltacha telah tiada," kicau King dilansir Skysport, Senin (5/5).

King dalam kicauan lainnya mengaku mempunyai kenangan indah dengan Bally, sapaan akrab Baltcha. "Saya chatting dengannya saat bertemu dengan Ratu di Wimbledon."

Komentar sedih juga dilontarkan legenda tenis wanita lainnya, Martina Navratilova. "Baltacha adalah pemain hebat di lapangan. Kami pemain para petenis selalu mengkhawatirkan masalah kondisi fisik, menjaga agar cedera bisa cepat pulih,"paparnya.

Tapi kanker, lanjut Navratilova, Anda tidak bisa mencegah hal itu dan sulit diobati sehebat apapun perjuangan kita untuk pulih. "Baltacha diambil dari dunia begitu cepat, berjuang sampai akhir dan kami akhirnya harus kehilangannya,"

Ucapan Duka Cita
Petenis putra, Andy Murray juga memberikan ucapan duka cita melalui website pribadinya. "Dia adalah pribadi yang mengagumkan dan menyentuh banyak orang dengan semangat inspirasinya, kehangatan dan kebaikan hatinya,"tulis Murray.

Kesedihan juga disampaikan Jo Durie yang pernah menjadi pelatihnya. "Ia berjuang di lapangan tenis dan ia berjuang pula dengan masalah di sisa hidupnya, " kata Durie

Menurut Durie, Baltacha tidak mengetahui kondisi dirinya selama 19 tahun. "Dia terus berjuang dan mengambil pandangan positif dari semua hal."

Bukan hanya tenis di Inggris, dunia pun pasti bersedih. Kanker sekali lagi telah menjadi penyakit mematikan yang sulit terdeteksi. Dan, biasanya jika sudah terdeteksi si penderita sudah berada pada stadium yang parah.
(bbk)
Berita Terkait
Petenis Rusia Elena...
Petenis Rusia Elena Rybakina Tembus Final Australian Open 2023
Hasil Australia Terbuka...
Hasil Australia Terbuka 2023: Elena Rybakina Usir Ratu Tenis Dunia
Aryna Sabalenka Susul...
Aryna Sabalenka Susul Elena Rybakina ke Final Australian Open 2023
Elena Rybakina Juara...
Elena Rybakina Juara Wimbledon 2022
Luar Biasa! Aldila Sutjiadi...
Luar Biasa! Aldila Sutjiadi Harumkan Indonesia, Juara Ganda Putri WTA Cleveland 2023
Foto Seksinya Viral...
Foto Seksinya Viral di Medsos, Sofya Zhuk Kecewa Reaksi Pengikutnya
Berita Terkini
Kapten Timnas Iran Mehdi...
Kapten Timnas Iran Mehdi Taremi: Kemenangan Kami Dirampok Wasit dan FIFA
33 menit yang lalu
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
41 menit yang lalu
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
1 jam yang lalu
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
4 jam yang lalu
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
6 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved