City buru trofi Champions musim depan
Selasa, 13 Mei 2014 - 13:31 WIB
City buru trofi Champions musim depan
A
A
A
Sindonews.com - Bek Manchester City, Pablo Zabaleta mengungkapkan meraih trofi Liga Champions musim depan merupakan target utama timnya usai menggenggam trofi Liga Premier Inggris musim ini. Diakui Zabaleta, meski lebih sulit, semua pemain City sangat berambisi meraih trofi berjuluk Big Ear itu.
"Kami tahu bagaimana sulitnya mencapai final Liga Champions dan memenangkannya. Saya pikir, rekan-rekan saya sedang memikirkan itu. Kami menantikannya. Itu adalah kompetisi yang sangat ingin kami menangkan, baik emilik dan semua yang ada di klub ini. Tetapi memang harus bertahap," ujarnya seperti dikutip Guardian, Selasa (13/5)
Zabaleta menambahkan ada perbedaan antara memenangkan Liga Champions dan Liga Premier Inggris. Menurutnya Champions merupakan kompetisi yang tidak menolerir satu kesalahan pun. "Di Liga Champions, jika Anda membuat satu kesalahan, Anda harus keluar," tandasnya.
Sejak masuk ke Liga Champions musim 2011-2012, kiprah The Citizens -julukan City- memang belum bisa dibilang memuaskan. Prestasi tertinggi klub yang berdiri sejak 1880 ini hanya mencapai babak 16 besar musim ini usai dihentikan Barcelona.
"Kami tahu bagaimana sulitnya mencapai final Liga Champions dan memenangkannya. Saya pikir, rekan-rekan saya sedang memikirkan itu. Kami menantikannya. Itu adalah kompetisi yang sangat ingin kami menangkan, baik emilik dan semua yang ada di klub ini. Tetapi memang harus bertahap," ujarnya seperti dikutip Guardian, Selasa (13/5)
Zabaleta menambahkan ada perbedaan antara memenangkan Liga Champions dan Liga Premier Inggris. Menurutnya Champions merupakan kompetisi yang tidak menolerir satu kesalahan pun. "Di Liga Champions, jika Anda membuat satu kesalahan, Anda harus keluar," tandasnya.
Sejak masuk ke Liga Champions musim 2011-2012, kiprah The Citizens -julukan City- memang belum bisa dibilang memuaskan. Prestasi tertinggi klub yang berdiri sejak 1880 ini hanya mencapai babak 16 besar musim ini usai dihentikan Barcelona.
(akr)