Kejiwaan Suarez Perlu Diperiksa

Rabu, 25 Juni 2014 - 13:07 WIB
Kejiwaan Suarez Perlu...
Kejiwaan Suarez Perlu Diperiksa
A A A
RECIFE - Kejiwaan Luis Suarez perlu diperiksakan mengingat ulah gigitan terhadap lawannya bukan yang pertama. Suarez harus disadarkan apakah tindakannya itu benar atau tidak.

Penilaian ini disampaikan Piskologi Kronis Dr Corinne Reid dari School of Psychology and Exercise Science di Murdoch University, Australia. "Ini akan menjadi penting untuk memeriksa apakah tindakan itu benar atau tidak," jelasnya seperti dilansir reuters, Rabu (25/6).

Suarez kembali membuat cerita miring mengiringi sukses Uruguay melenggang ke putaran kedua piala dunia. Dalam sebuah kesempatan, Suarez berusaha ditutup gerakannya oleh bek Italia, Giorgio Chiellini. Karena kesal, penggawa Liverpool itu langsung menanduk Chiellini dan meneruskannya dengan gigitan ke arah pundak.

"Jika Suarez merasa tindakannya itu benar, secara aktif maupun pasif, maka rekan setim dan pelatih harus memberikan kesadaran. Sebab, tidak mungkin Suarez bisa memulihkan diri sendiri tanpa adanya dukungan dari orang di sekitar untuk terus mengingatkan tindakannya itu salah," papar Reid.

Usai insiden tersebut, Kapten Uruguay Diego Lugano menuturkan kejadian tersebut karena Suarez terjebak pada situasi yang menegangkan. "Sebagai manusia Suarez mengaku kecewa dan menyesal. Bahkan ia sampai menangis," tuturnya.

Pelatih Oscar Tabarez juga setuju jika perilaku anak asuhnya itu tak lepas dari masa lalunya. "Tampaknya ada permusuhan di masa lalu di mana ia kerap di aniaya."

Reid sepakat jika ulah Suarez karena mengalami stress. Namun itu tidak boleh dijadikan alasan. Dalam rekaman video, jelas Suarez terlihat beringas saat dihalang-halangi Cheilini. "Semua atlet elit pasti merasakan stress. Tapi ada hal menarik bagaimana si atlet menyikapi tekanan tersebut. Beberapa atlet ada yang langsung menyesal dan malu dengan apa yang telah mereka lakukan.
Mereka memiliki rasa bahwa itu salah dan sebagai suatu kelemahan. Namun tidak sedikit yang melakukannya tanpa merasa bersalah atau melakukan pembenaran atas sikapnya itu."

Lalu apakah Suarez bisa berubah sikap ? "Ini memerlukan waktu yang panjang. Mengubah kebiasaan seumur hidup membutuhkan komitmen, usaha dan ketekunan selama bulan tetapi dampaknya bisa menjadi kuat."
(bbk)
Berita Terkait
Jadwal Semifinal Copa...
Jadwal Semifinal Copa America 2024: Uruguay vs Kolombia
Ronald Araujo Cedera,...
Ronald Araujo Cedera, Uruguay Panggil Sebastian Caceres di FIFA Matchday
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Amerika Serikat Gagal ke Perempat Final usai Ditekuk Uruguay
Menpora Bocorkan Rencana...
Menpora Bocorkan Rencana Laga Uji Coba Timnas Indonesia vs Uruguay
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uruguay: Trio Bruno Fernandes-Joao Felix-Cristiano Ronaldo Starter!
Hasil Portugal vs Uruguay:...
Hasil Portugal vs Uruguay: Ronaldo dkk Melempem di Babak Pertama
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
17 menit yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
20 menit yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
38 menit yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
5 jam yang lalu
Menebak Taktik Andoni...
Menebak Taktik Andoni Iraola di Liverpool: Pressing Agresif hingga Sepak Bola Chaos
7 jam yang lalu
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved