Suarez di Antara Pahlawan atau Sampah Masyarakat

Sabtu, 28 Juni 2014 - 03:12 WIB
Suarez di Antara Pahlawan...
Suarez di Antara Pahlawan atau Sampah Masyarakat
A A A
RIO DE JANEIRO - Kasus gigitan Luis Suarez di bahu Giorgio Chiellini masih menjadi perdebatan panjang. Media Inggris dengan lahap menyantap kasus ini untuk semakin membenamkan penyerang timnas Uruguay itu berbekal track record kurang baik yang dicatat pemain Liverpool itu di ajang Liga Primer Inggris.

Kapten Uruguay Diego Lugano menuding media Inggris sebagai biang dari semakin tajamnya kasus gigitan Suarez. Tapi bagaimana pun media Inggris telah mencatat dengan rapi bagaimana perilaku Suarez selama berkostum Liverpool, terutama aksi rasis kepada Patrice Evra dan gigitan ke tangan Branislav Ivanovic.

Harian The Telegraph menyebut upaya pembelaan yang dilakukan Uruguay hanyalah sia-sia. “Hal terbaik adalah tidak membela apa yang tidak pantas dibela, jika ingin mempertahankan kredibilitas,” demikian tulis harian The Telegraph. Sebuah jawaban untuk Lugano dan Asosiasi Sepakbola Uruguay yang berapi-api membela Suarez.

The Telegraph juga menyebut Suarez sebagai 'sampah masyarakat', berbanding terbalik dengan pihak Uruguay yang menyebutnya pahlawan. Sejumlah media Inggris lain menilai pembelaan dari kubu Uruguay hanyalah formalitas, walau mereka tahu benar apa yang dilakukan Suarez dan sudah terjadi untuk ketiga kalinya.

Sejumlah kolumnis menyatakan media Uruguay tidak memiliki tanggungjawab moral seperti yang dilakukan media Inggris terhadap kejadian di sepakbola, misalnya gigitan Luis Suarez. Uruguay hanya melihat sanksi untuk Suarez merugikan mereka, tanpa melihat dari perspektif lain misalnya perilaku pemain.

Faktanya, bukan hanya media Inggris yang mengatakan hukuman untuk Luis Suarez tersebut pantas dijatuhkan. Sejumlah eks pemain Liverpool juga tidak senang dengan perbuatan top scorer Liga Inggris musim 2013-2014 tersebut karena dianggap sudah kelewat batas dan tidak pernah jera.

Mantan kapten Liverpool Jamie Charrager bahkan yakin dan menyarankan Liverpool menjual Suarez. Barcelona adalah tim yang berada di urutan paling depan demi mendapatkan tanda tangannya. Legenda Liverpool John Barnes juga menyatakan hukuman itu sudah selayaknya.

“Ini hukuman yang saya harapkan. Tidak ada yang bisa dilakukan FIFA kecuali menegakkan aturan. Saya tidak tahu pasti apakah Liverpool akan menjualnya ke Barcelona atau mempertahankan dia sambil menunggu sampai masa skorsingnya selesai,” ucap Barnes yang sukses di era 1980-an.

Dua mantan bek Inggris Mark Lawrenson dan Alan Hansen juga memiliki jawaban seragam. Keduanya menilai hukuman tersebut sangat objektif jika melihat dua aksi gigitan Suarez sebelumnya. “Saya rasa hukuman itu sangat adil. Tapi pertanyaannya, apakah dia akan melakukannya lagi?” sebut Alan Hansen.

“Ini sebuah kasus yang terjadi berulang-ulang. Saya rasa owner Liverpool John henry akan cuci tangan dan mencari celah agar mendapatkan kesepakatan yang bagus untuk Luis Suarez. Suarez sudah membuat citra yang buruk untuk klub maupun negaranya,” demikian menurut Mark Lawrenson.

Di Uruguay sendiri reaksinya sangat seragam, yakni membela Suarez dan menilai hukuman yang diberi FIFA tidak adil. Menteri Olahraga Uruguay Liliam Kechichian mengatakan skorsing itu tidak proporsional dan sangat menyakiti masyarakat Uruguay. Bahkan salah satu pesepakbola senior yang sukses bersama klub Penarol Robert Lima, menganjurkan Uruguay menarik diri dari Piala Dunia.
(akr)
Berita Terkait
Jadwal Semifinal Copa...
Jadwal Semifinal Copa America 2024: Uruguay vs Kolombia
Ronald Araujo Cedera,...
Ronald Araujo Cedera, Uruguay Panggil Sebastian Caceres di FIFA Matchday
Hasil Copa America 2024:...
Hasil Copa America 2024: Amerika Serikat Gagal ke Perempat Final usai Ditekuk Uruguay
Menpora Bocorkan Rencana...
Menpora Bocorkan Rencana Laga Uji Coba Timnas Indonesia vs Uruguay
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uruguay: Trio Bruno Fernandes-Joao Felix-Cristiano Ronaldo Starter!
Hasil Portugal vs Uruguay:...
Hasil Portugal vs Uruguay: Ronaldo dkk Melempem di Babak Pertama
Berita Terkini
Mikel Merino, Supersub...
Mikel Merino, Supersub yang Tak Ingin Kejar Popularitas
28 menit yang lalu
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
1 jam yang lalu
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
3 jam yang lalu
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
5 jam yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
7 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved