Suarez Bersumpah tak Akan Gigit Lawan Lagi
Selasa, 01 Juli 2014 - 03:25 WIB
Suarez Bersumpah tak Akan Gigit Lawan Lagi
A
A
A
MONTEVIDEO - Kasus gigitan Luis Suarez di bahu Giorgio Chiellini masih menjadi perdebatan panjang. Media Inggris dengan lahap menyantap kasus ini untuk semakin membenamkan penyerang timnas Uruguay itu berbekal track record kurang baik yang dicatat pemain Liverpool itu di ajang Liga Primer Inggris. Meski awalnya Suarez tidak mau mengakui perbuatannya kini Suarez berjanji tak akan menggigit lagi.
Luis Suarez memberikan pembelaan atas insiden gigit bahu yang sekarang terus menjadi pembicaraan. Pembelaan ini merupakan jawaban tertulis Suarez terhadap Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) yang menghukumnya empat bulan.
Lewat akun twitter-nya Luis Suarez mengatakan bahwa dirinya menyesal telah melakukan hal konyol dengan menggigit pemain lain. Secara khusus, ia pun meminta maaf kepada Giorgio Chiellini yang menjadi korbannya.
"Setelahberada di rumah dengan keluarga saya, saya kembali tenang dan melakukan intropeksi tentang realitas apa yang terjadi selama pertandingan Italia-Uruguay pada tanggal 24 Juni 2014,” tulis ia.
“Saya sangat menyesali apa yang terjadi. Saya minta maaf kepada Giorgio Chiellini dan seluruh masyarakat sepak bola,” jelas ia.
Bahkan penyerang bernomor punggung 7 di Liverpool ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya.
"Aku bersumpah kepada publik bahwa tidak akan pernah lagi ada insiden seperti ini,” ucap ia.
Sebelumnya FIFA menjatuhi hukuman berat kepada penyerang timnas Uruguay, Luis Suarez dengan larangan bermain sembilan laga dan larangan selama empat bulan dari semua kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola. Hukuman ini diterima bintang Liverpool itu setelah terbukti bersalah menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini ketika Uruguay mengalahkan Italia 1-0.
Hukuman ini akan berlagu ketika Uruguay menghadapi Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia, akhir pekan nanti. Suarez juga berpeluang absen panjang membela Liverpool, jika dirinya tidak mengajukan banding. Selain larangan bermain, Suarez juga diharuskan membayar denda sebesar 100.000 Swiss Franc.
Ketua Komite Disiplin FIFA, Claudio Sulser menguraikan alasan dibalik hukuman berat yang diterima Suarez. "Perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi pada sepak bola dan khusunya di ajang Piala Dunia 2014 ketika jutaan mata didunia menyaksikan bintang mereka berlaga di lapangan,"
Luis Suarez memberikan pembelaan atas insiden gigit bahu yang sekarang terus menjadi pembicaraan. Pembelaan ini merupakan jawaban tertulis Suarez terhadap Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) yang menghukumnya empat bulan.
Lewat akun twitter-nya Luis Suarez mengatakan bahwa dirinya menyesal telah melakukan hal konyol dengan menggigit pemain lain. Secara khusus, ia pun meminta maaf kepada Giorgio Chiellini yang menjadi korbannya.
"Setelahberada di rumah dengan keluarga saya, saya kembali tenang dan melakukan intropeksi tentang realitas apa yang terjadi selama pertandingan Italia-Uruguay pada tanggal 24 Juni 2014,” tulis ia.
“Saya sangat menyesali apa yang terjadi. Saya minta maaf kepada Giorgio Chiellini dan seluruh masyarakat sepak bola,” jelas ia.
Bahkan penyerang bernomor punggung 7 di Liverpool ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya.
"Aku bersumpah kepada publik bahwa tidak akan pernah lagi ada insiden seperti ini,” ucap ia.
Sebelumnya FIFA menjatuhi hukuman berat kepada penyerang timnas Uruguay, Luis Suarez dengan larangan bermain sembilan laga dan larangan selama empat bulan dari semua kegiatan yang berkaitan dengan sepak bola. Hukuman ini diterima bintang Liverpool itu setelah terbukti bersalah menggigit bahu bek Italia, Giorgio Chiellini ketika Uruguay mengalahkan Italia 1-0.
Hukuman ini akan berlagu ketika Uruguay menghadapi Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia, akhir pekan nanti. Suarez juga berpeluang absen panjang membela Liverpool, jika dirinya tidak mengajukan banding. Selain larangan bermain, Suarez juga diharuskan membayar denda sebesar 100.000 Swiss Franc.
Ketua Komite Disiplin FIFA, Claudio Sulser menguraikan alasan dibalik hukuman berat yang diterima Suarez. "Perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi pada sepak bola dan khusunya di ajang Piala Dunia 2014 ketika jutaan mata didunia menyaksikan bintang mereka berlaga di lapangan,"
(wbs)