Mamadou Harap Masalah Tim Cepat Berlalu
Senin, 14 Juli 2014 - 03:52 WIB
Mamadou Harap Masalah Tim Cepat Berlalu
A
A
A
MAKASSAR - Striker asing PSM Mamadou Lamarana Diallo, berharap agar persoalan internal skuad Juku Eja bisa segera selesai, dan timnya kembali menjalani latihan sebelum kompetisi Indonesia Super League (ISL) kembali bergulir.
Pemain asal Guinea ini mengaku, memang persoalan ini menghambat persiapan tim yang dibelanya sejak dua bulan lalu. Namun, dirinya berharap agar para pemain bisa melakukan latihan secara kolektif agar bisa meraih hasil maksimal dienam laga yang bakal dilaluinya sebelum musim kompetisi berakhir.
Pemain PSM Mamadou Lamarana Diallo mengatakan, dirinya siap menjalani latihan bersama tim. Apalagi untuk meningkatkan dan menjaga kondisi. "Secara pribadi saya sebenarnya siap latihan, meski gaji masih tersendat," kata dia.
Mantan pemain Persih Tembilahan ini mengungkapkan, persiapan harus segera dilakukan karena masih ada pertandingan, namun jika persiapan minim kata dia, bisa berbahaya. "Tim lain kan tetap latihan, makanya harus tetap menjalani persiapan," jelasnya.
Bukan hanya itu, pemain bernomor punggung 19 ini juga berharap agar kondisi ini bisa segera berlalu. Sehingga PSM bisa kembali bangkit dan tidak degradasi. "Saya percaya, manajemen juga tidak berharap pemain kondisi seperti ini," tukasnya.
Para pemain PSM memang masih menjalani aksi mogok latihan, setelah gaji mereka selama 3,5 gaji mereka tidak dibayarkan oleh manajemen PSM. Hal ini juga membuat para pemain kecewa, pasalnya sebelumnya manajemen berjanji akan membayar sebelum Ramadan, namun tidak terealisasi.
Sementara itu, Penasehat Teknik PSM Abdi Tunggal mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui pasti kapan pemain melakukan latihan. "Seimbangmi dengan rasa lapar mungkin, makannya nda latihan," jelasnya.
Untuk itu, dirinya juga berharap agar kondisi krisis finansial yang menimpa PSM saat ini bisa teratasi agar bisa persiapan kembali dilakukan. "Saya juga heran manajemen tidak bereaksi," tukasnya.
Pemain asal Guinea ini mengaku, memang persoalan ini menghambat persiapan tim yang dibelanya sejak dua bulan lalu. Namun, dirinya berharap agar para pemain bisa melakukan latihan secara kolektif agar bisa meraih hasil maksimal dienam laga yang bakal dilaluinya sebelum musim kompetisi berakhir.
Pemain PSM Mamadou Lamarana Diallo mengatakan, dirinya siap menjalani latihan bersama tim. Apalagi untuk meningkatkan dan menjaga kondisi. "Secara pribadi saya sebenarnya siap latihan, meski gaji masih tersendat," kata dia.
Mantan pemain Persih Tembilahan ini mengungkapkan, persiapan harus segera dilakukan karena masih ada pertandingan, namun jika persiapan minim kata dia, bisa berbahaya. "Tim lain kan tetap latihan, makanya harus tetap menjalani persiapan," jelasnya.
Bukan hanya itu, pemain bernomor punggung 19 ini juga berharap agar kondisi ini bisa segera berlalu. Sehingga PSM bisa kembali bangkit dan tidak degradasi. "Saya percaya, manajemen juga tidak berharap pemain kondisi seperti ini," tukasnya.
Para pemain PSM memang masih menjalani aksi mogok latihan, setelah gaji mereka selama 3,5 gaji mereka tidak dibayarkan oleh manajemen PSM. Hal ini juga membuat para pemain kecewa, pasalnya sebelumnya manajemen berjanji akan membayar sebelum Ramadan, namun tidak terealisasi.
Sementara itu, Penasehat Teknik PSM Abdi Tunggal mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui pasti kapan pemain melakukan latihan. "Seimbangmi dengan rasa lapar mungkin, makannya nda latihan," jelasnya.
Untuk itu, dirinya juga berharap agar kondisi krisis finansial yang menimpa PSM saat ini bisa teratasi agar bisa persiapan kembali dilakukan. "Saya juga heran manajemen tidak bereaksi," tukasnya.
(wbs)