Jabar Kirim Atlet Berpotensi Medali

Senin, 11 Agustus 2014 - 15:12 WIB
Jabar Kirim Atlet Berpotensi...
Jabar Kirim Atlet Berpotensi Medali
A A A
BANDUNG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat hanya mengirim atlet yang berpeluang meraih medali pada Pekan Olaharga Nasional (PON) Remaja I/2014 di Jawa Timur. Plt Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengaku, akan selektif memilih atlet yang akan diterjunkan pada event yang pertama kalinya akan digelar itu.
Menurutnya, KONI Jabar akan melihat peluan pada masing-masing cabang olahrga yang akan dipertandingkan nanti. Meski ada wacana pengurangan cabang olahraga, namun pihaknya tetap melakukan seleksi untuk 15 cabang olahraga yang rencananya dipertandingkan di PON Remaja I/2014.

Dia berharap, atlet dan cabang olahraga yang diturunkan pada perhelatan PON Remaja itu merupakan atlet yang benar-benar terukur memiliki peluang. Tidak hanya sekedar memenuhi kuota saja.

''Kami akan selektif menyeleksi atlet untuk PON Remaja di Jawa Timur Desember nanti. Jika peluangya kecil, kami tidak berangkatkan. Tapi meskipun begitu, tentu kami uga akan melihat potensi-potensi atlet dari 15 cabang olahraga melalui seleksi. Jadi mungkin saja nantinya ada atlet atau cabang olahraga yang tidak kita berangkatkan ke PON Remaja,”ungkap Ahmad.

Ahmad mengatakan, pihak KONI Jabar sudah melakukan verifikasi terhadap cabang olahaga dan atletnya. Ia juga mengatakan sudah mengeantongi pedoman dalam mempersiapkan atlet untuk perhelatan PON Remaja I.

Begitu juga dengan keperluan latihan para atlet. Ahmad mengaku, sudah mengajukan permohonan untuk kelengkapan peralatan dan lainnya ke Pemprov Jabar melalui Disorda.

''Sudah 70 persen, sisanya masih melakukan seleksi. Mungkin setelah selesai Porda Jabar di Kabupaten Bekasi, baru akan ketahuan jumlah kontingen yang akan diberangkatkan. Karena atlet yang turun di Porda juga masih ada yang bisa turun di PON Remaja,”katanya.

Hingga saat ini, para atlet dan cabor yang disiapkan untuk PON Remaja I/2014 masih melakukan latihan intensif meski masih desentralisasi. Sentralisasi kontingen Jabar untuk PON Remaja sendiri dipastikan akan dimulai pada bulan September 2014 mendatang.

''Sentralisasi dijadwalkan September. Baik dalam bentuk disatukan dengan sentralisasi Porda Jabar XII, PON XIX, atau pun sentralisasi khusus untuk PON Remaja,”ujar Ahmad.

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari KONI Pusat yang diterima Jatim, PON Remaja 2014 akan menandingkan 15 cabor. Jabar sendiri menargetkan untuk meraih minimal 32 medali emas dari 15 cabang olahraga yang rencananya dipertandingkan tersebut.

Ke-15 cabor yang dipertandingkan nanti, yakni atletik, renang, bulu tangkis, bola basket, voli pantai, tenis lapangan, tenis meja, senam ritmik, senam aerobik, silat, judo, sepak bola, menembak, panahan dan loncat indah.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Cabor Biliar PON XX...
Cabor Biliar PON XX Papua Gunakan 3 Meja Kualitas Dunia
Profil Kartika Monim,...
Profil Kartika Monim, si Pembawa Obor PON XX Papua
Cara Mudah Mengatasi...
Cara Mudah Mengatasi dan Mencegah Kenakalan Remaja
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
37 menit yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
1 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
1 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
2 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
3 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
3 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved