Hilangnya Gelar Ganda Campuran Karena Lawan Lebih Siap

Senin, 20 Oktober 2014 - 10:08 WIB
Hilangnya Gelar Ganda...
Hilangnya Gelar Ganda Campuran Karena Lawan Lebih Siap
A A A
ODENSE - Hilangnya gelar ganda campuran di Denmark Terbuka 2014 tak lebih karena faktor kesiapan lawan lebih baik. Indonesia awalnya berharap dari pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir bisa meraih gelar setelah menjadi satu-satunya wakil yang berlaga di partai final.

Sayangnya, dalam partai final yang berlangsung, Minggu (19/10), Tontowi/Liliyana gagal membendung perlawanan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin. Juara dunia itu akhirnya kalah dengan skor 20-22, 15-21

Buat kedua pasangan ini, pertemuan di Denmark ini bukan yang pertama. Setidaknya ini adalah kemenangan ke-16 dan untuk sementara duet China masih unggul 10-6. Terakhir Tontowi/Liliyana menang di Asian Games 2014 dengan 21-12, 21-10.

Pelatih Edwin Iriawan menilai karena seringnya mereka bertemu, pasangan China sudah sangat paham betul bagaimana permainan Tontowi/Liliyana. “Pasangan China mengubah permainan di gim pertama, saat tertinggal 7-12, mereka yang tadinya main bertahan langsung main menyerang. Tontowi/Liliyana tidak siap dengan perubahan ini. Pada saat adu setting 20-20, ini sih sudah urusan mental dan ada faktor luck juga,” kata Edwin dilansir badmintonindonesia, Senin (20/10).

Edwin menilai permainan Tontowi/Liliyana ini sebenarnya cukup bagus di turnamen ini. "Namun di final, mungkin lawan lebih siap. Mereka pasti sudah mengevaluasi pertemuan sebelumnya di Asian Games 2014. Kedua pasangan level permainannya sudah seimbang, jadi tinggal siapa yang paling siap saja di lapangan, dialah yang akan menang,” tambahnya.

Usai turnamen ini, Tontowi/Liliyana akan terbang ke Prancis guna tampil di Prancis Terbuka pada 21 hingga 26 Oktober. Untuk itu Edwin akan mencoba membenahi sisi pertahanan Tontowi yang selama ini masih kurang rapat dan harus berani mengatur bola. "Sementara buat Liliyana, jangan sampai keduluan lagi sama Ma Jin di depan net, seperti hari ini. Liliyana beberapa kali touch nya di depan net masih kurang pas,” ungkap Edwin.

Selain Tontowi/Liliyana, pasangan Praveen Jordan/Debby Susanto, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet, Muhammad Rijal/Vita Marissa, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Marcus Fernaldi Gideon/Rizki Amelia Pradipta juga akan berlaga di Prancis Terbuka.
(bbk)
Berita Terkait
Hasil Denmark Open 2022:...
Hasil Denmark Open 2022: Comeback Impresif, Jonatan Christie Atasi Lee Cheuk Yiu
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Singkirkan Prannoy, Jonatan Christie Tantang Andalan Jepang di Babak Kedua
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Disingkirkan Duet Thailand, Praveen Jordan/Melati Daeva Gagal ke Final
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Kado Pahit Ultah ke-25, Langkah Anthony Ginting Terhenti
Hasil Denmark Open 2021:...
Hasil Denmark Open 2021: Saling Kejar Poin, Shesar Hiren Gagal Singkirkan Lee Cheuk Yiu
PBSI Ungkap Penyebab...
PBSI Ungkap Penyebab Kegagalan Pemain Indonesia Rebut Juara di Denmark Open 2021
Berita Terkini
Ketika Messi Tuding...
Ketika Messi Tuding Pertandingan Sudah Diatur, Kini Argentina Diterpa Tuduhan Serupa
2 jam yang lalu
Format Baru FIFA Bikin...
Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
7 jam yang lalu
Prancis Menanti Pemenang...
Prancis Menanti Pemenang Spanyol vs Belgia: Siapa Lebih Berbahaya di Semifinal?
9 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
10 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
10 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved