Indonesia Jadikan Penghuni Grup A Tumbal Pertama

Rabu, 19 November 2014 - 00:55 WIB
Indonesia Jadikan Penghuni...
Indonesia Jadikan Penghuni Grup A Tumbal Pertama
A A A
JAKARTA - Piala AFF 2014 segera dihelat dalam hitungan hari. Indonesia yang tegabung di Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, dan Laos, kembali dijagokan sebagai kandidat juara. Tapi predikat itu bukan jadi jaminan, apalagi dengan segala pengalaman yang sudah didapat. Tidak ingin bicara terlalu jauh, karena akan lebih menarik jika lebih dulu mengupas persaingan di Grup A.

Dari tiga calon lawan yang dihadapi, jelas Vietnam jadi lawan paling tangguh bagi Indonesia. Selain faktor tuan rumah, jawara Piala AFF 2008 juga punya persiapan yang cukup matang di bawah kendali Toshiya Miura sebagai pelatih kepala. Soal kekuatan Tuyen, julukan Vietnam, juru taktik Indonesia, Alfred Riedl, sudah mengakuinya.

Riedl yang menyaksikan laga uji coba Vietnam saat ditundukan Palestina, 1-3, (9/11), menilai Vietnam tetap mengalami peningkatan penampilan. Apa yang disampaikan Riedl cukup terbukti. Setelah Vietnam mampu bangkit diujicoba terakhir mereka sebelum tampil di Piala AFF 2014. Yaitu dengan menggilas Malaysia, 3-1, (16/9).

Menariknya, Indonesia akan langsung berjumpa Vietnam di laga pembuka, Sabtu (22/9), di My Dinh National Stadium, Hanoi. Indonesia pun diminta tampil waspada, apalagi Vietnam akan kembali mengandalkan duet mematikan mereka di lini depan kepada Le Chong Vinh dan Nguyen Hai Anh. Jika ditotal, keduanya sudah mengemas 39 gol dari 64 laga.

“Vietnam punya ciri khas dengan permainan cepat. Setiap tahun pun, mereka punya pemain berkualitas yang muncul. Tapi saya rasa kami sudah siap untuk meladeni mereka. Beberapa rekaman pertandingan pun sudah kami pelajari. Antisipasi kami adalah antisipasi serangan sayap dan striker mereka juga berbahaya,” ungkap penyerang Indonesia, Boaz Solossa.

Tidak hanya skuad Garuda yang menaruh perhatian lebih kepada Vietnam. Karena PSSI lewat Badan Tim Nasional (BTN) pun, siap mengucurkan bonus besar jika Firman Utina dkk mampu melewati hadangan Vietnam dengan sempurna. Bonus senilai USD 25.000 setara Rp. 304 juta dijanjikan Ketua BTN, La Nyalla M Mattalitti akan digelontorkan kepada tim.

“Menang lawan Filipina bonusnya USD 20.000 (Rp. 234 juta). Tapi, kalau menang lawan Laos kami tak beri bonus. Tembus semifinal, kami kucurkan bonus USD 50.000 (Rp. 608 juta). Untuk bonus tembus final, kita bicarakan di Jakarta,” beber pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI tersebut.

Selain Vietnam, Indonesia tidak boleh menganggap remeh Filipina. Apalagi The Azkals, julukan Filipina, cukup konsisten di dua gelaran terakhir Piala AFF (2010 dan 2012). Dimana Phil Younghusband dkk selalu menembus babak semifinal. Ditahun ini, tim besutan Thomas Dooley memancang target melebihi pencapaian di dua seri sebelumnya.

“Kami sudah mencapai semifinal dalam dua turnamen terakhir. Jadi saya pikir kami adalah salah satu penantang. Ada banyak tim kuat di kompetisi ini dan mereka juga bisa memenanginya. Semoga kami bisa menggunakan pengalaman kami di dua turnamen terakhir untuk memberi tantangan nyata," tutur gelandang Filipina, Chris Greatwich, dilansir situs remis Piala AFF.

"Kami lebih berpengalaman. Dan kami sekarang tahu apa yang diperlukan dan seperti apa standar tim. Lima tahun lalu kami sudah cukup senang dengan hanya memberi tantangan pada tim lain. Tapi sekarang kami akan sangat kecewa jika hanya mampu sampai babak semifinal,” imbuh James Younghusband.

Jika kontra Filipina, (25/11), jadi laga kedua Indonesia. Dipertarungan terakhir Grup A, Laos akan jadi bantu sandungan terakhir yang akan dihadapi, (28/11). Lolos keputaran final lewat jalur kualifikasi bersama dengan Myanmar, Laos punya misi mengukir sejarah kali pertama lolos dari persaingan di fase grup.

Di bawah asuhan David Booth yang memabawa kultur sepakbola Inggris ke tim berjuluk Tim Xad tersebut, harapan itu coba diapungkan Sopha Saysana dkk. Yang menakjubkan, Booth langsung memberikan gebrakan pertama setelah menggantikan posisi pelatih asal Jepang, Kokichi Kimura sebagai arsitek tim Laos.

Booth mengisi sebagian besar skuadnya dengan pemain-pemain muda. Tercatat hanya ada satu pemain berusia 28 tahun diskuadnya yaitu Khampheng Sayavutthi. Selebihnya memiliki usia di bawah rata-rata 25 tahun. Nama-nama tenar seperti Lamnao Singto dan Visay Phaphouvanin yang selama ini jadi andalan, sudah tidak ada lagi dikomposisi Laos.
(wbs)
Berita Terkait
Piala AFF 2022: Indonesia...
Piala AFF 2022: Indonesia Terakhir Menang Tahun 2016, Ini yang Membuat Vietnam Besar Kepala
Puji Mentalitas dan...
Puji Mentalitas dan Fisik Skuad Timnas Indonesia U-16, Erick Thohir Minta Tak Berpuas Diri
Piala ASEAN Mitsubishi...
Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Timnas Singapura Benamkan Kamboja 2-1
Intip Latihan Terakhir...
Intip Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja di Piala AFF 2022
Jelang Filipina vs Indonesia,...
Jelang Filipina vs Indonesia, Ini Syarat Skuad Garuda Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022
Piala AFF 2020 : Bungkam...
Piala AFF 2020 : Bungkam Timor Leste, Singapura Susul Thailand ke Semifinal
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
1 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
2 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
4 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved