Heiland Semakin Dekat dengan Cotto
Kamis, 20 November 2014 - 20:19 WIB
Heiland Semakin Dekat dengan Cotto
A
A
A
BUENOS AIRES - Juara tinju kelas menengah WBC International, Jorge Sebastian Heiland, yang berasal dari Agentina, sangat bangga mampu mempertahankan gelarnya dengan memukul KO petinju Inggris, Matthew Macklin, dalam duel yang digelar di Dublin, Republik Irlandia, akhir pekan lalu.
Pada laga yang dijadwalkan berlangsung 12 ronde itu, dua petinju yang berlaga terlibat pertempuran yang sengit di dalam ring. Namun, Heiland, yang saat ini berusia 27 tahun, lebih menguasai jalannya pertarungan. Dan sebuah pukulan keras yang mendarat di rahang Macklin pada ronde kesepuluh, membuat petinju 32 tahun itu roboh ke kanvas.
Heiland sendiri jauh memimpin pada pengumpulan poin, pasalnya pukulan lebih efektif dan juga dia memiliki pertahanan yang bagus.
Di samping mempertahankan gelar WBC International, Heiland memenangkan pertarungan eliminasi yang menempatkan dia lebih dekat dengan menghadapi juara WBC, Miguel Cotto.
Saat ini, Heiland, yang mengawali karir tinju profesionalnya sejak tujuh tahun yang lalu, mengoleksi 25 kemenangan (13KO), empat kekalahan, dan dua kali imbang. Macklin, yang dua kali pernah menjadi penantang gelar dunia, membukukan 31 kemenangan (20KO) dan enam kekalahan.
Pada laga yang dijadwalkan berlangsung 12 ronde itu, dua petinju yang berlaga terlibat pertempuran yang sengit di dalam ring. Namun, Heiland, yang saat ini berusia 27 tahun, lebih menguasai jalannya pertarungan. Dan sebuah pukulan keras yang mendarat di rahang Macklin pada ronde kesepuluh, membuat petinju 32 tahun itu roboh ke kanvas.
Heiland sendiri jauh memimpin pada pengumpulan poin, pasalnya pukulan lebih efektif dan juga dia memiliki pertahanan yang bagus.
Di samping mempertahankan gelar WBC International, Heiland memenangkan pertarungan eliminasi yang menempatkan dia lebih dekat dengan menghadapi juara WBC, Miguel Cotto.
Saat ini, Heiland, yang mengawali karir tinju profesionalnya sejak tujuh tahun yang lalu, mengoleksi 25 kemenangan (13KO), empat kekalahan, dan dua kali imbang. Macklin, yang dua kali pernah menjadi penantang gelar dunia, membukukan 31 kemenangan (20KO) dan enam kekalahan.
(nug)